Sumber Air Hidup (Yohanes 4:1-42) Mutiara Biblika 4 August, 201725 May, 2023 Cuaca semakin hari semakin tidak bisa diprediksi. Hujan jarang turun, angin kencang terasa kering, serta panas terik matahari tidak terkira menghiasi kampung halaman. Situasi itu semakin membuat kehidupan sedikit susah. Berkurangnya air di permukaan bumi, menambah gersangnya lahan pertanian dan seluruh areal kampung. Sawah mulai tidak menghasilkan, rumputpun sudah mulai
Perjamuan Mutiara Biblika 19 June, 201725 May, 2023 Liburan adalah saat yang selalu dinanti oleh siapa saja. Bersama-sama dengan keluarga, teman-teman, atau pergi sendirian adalah bentuk menghabiskan masa liburan. Ada juga orang-orang migran ke kota ingin merasakan suasana kampung yang telah membesarkannya. Kerindunan akan kampung yang telah membesarkannya dengan aneka budaya telah
Onthel Pun Jadi Saksi Mutiara Biblika 19 June, 201725 May, 2023 Pagi itu cuaca sangat bersahabat, matahari terbit dengan cerah sementara embun masih menghiasi rerumputan di tepi jalan. Burung-burung pun ikut berkicau di dahan seakan menyambut pagi yang cerah. Demikian juga lebah beterbangan mengais madu di bunga yang mulai mekar pada Mei ini. Kampung serasa muncul sebuah kehidupan baru dengan mekarnya
Kambing dan ayam Pun ikut Gembira Mutiara Biblika 10 April, 201725 May, 2023 Malam itu terdengar suara kambingku mengembik terus seperti sedang gelisah. Suara mengembik itu terus terdengar dari dalam rumah. Demikian juga terdengar pula silih berganti suara ayam di dalam petarangan yang sedang mengerami telor-telornya. Suara itu membuat gaduh malam itu karena tempatnya ada di belakang
Jadilah Berkah Mutiara Biblika 17 March, 201725 May, 2023 Pagi itu cuaca sangat bersahabat. Matahari bersinar cerah dari ufuk timur dan disambut dengan riuh ayam jantan berkokok. Binatang dan alam seakan menyambut hari baru itu dengan sukaria, ibarat seorang yang sedang terpesona dengan keindahan. Gambaran alam desa itu memberikan sebuah gambaran Allah sendiri yang hadir, karena
Mbah Mitro Petani Sayuran Mutiara Biblika 1 March, 201725 May, 2023 Setiap orang mempunyai rasa yang melekat dalam hidupnya. Rasa ini adalah sebuah anugerah yang Allah berikan kepada manusia. Melalui rasa manusia ditempatkan menjadi makluk yang utama diantara segala makluk, ditambah lagi manusia mengenakan akal budi sebagai pemilah, sekaligus wasit bagaimana rasa itu harus digunakan. Setidaknya akal budi juga ikut berperan
Paijo Tembok “Dominus Flevit” Mutiara Biblika 7 November, 201625 May, 2023 Dalam sebuah peziarahan terpaku rasanya di sebuah tembok tertulis dalam Bahasa Latin “Dominus Flevit”. Tembok itu diam, namun ingin menceritakan banyak hal. Ketika orang duduk menatap tembok itu terasa getaran makna tertulis “Dominus Flevit” sekalipun sering kali banyak orang tidak tahu maknanya. Terpaku lama setiap orang melihat dan membacanya, seraya
Berkunjung Mutiara Biblika 14 September, 201625 May, 2023 Pagi itu cuaca cerah dan suasana masih terasa sejuk. Kebetulan hari itu tanggal merah menandakan libur sekolah dan kantor. Suasana ini selalu dinanti-nantikan semua orang untuk berlibur. Sekalipun saya tidak sekolah dan tidak bekerja di kantoran, rasanya liburan itu juga saya dambakan. Ada sebuah kebebasan dari rutinitas sejenak dari lingkungan
Mbah Marto Mutiara Biblika 15 August, 201625 May, 2023 Tradisi gamelan sangat poluler di kampung saya. Gamelan itu dipakai dalam aneka acara, seperti mengiringi wayang kulit, menari, acara pernikahan bahkan juga mengiringi saat misa. Jadi hadirnya gamelan itu bisa diterima di mana saja sebagai pemersatu budaya yang mampu melintas sekat-sekat agama. Gamelan memberikan ruang lintas agama dan tidak membatasi
Tuhan Memberi yang Kita Perlu Mutiara Biblika 20 June, 201625 May, 2023 Dalam hidup, Tuhan tidak memberi orang yang kita mau, tetapi Dia memberi kita orang-orang yang kita perlukan... untuk mengajar, mengasihi, melembutkan, termasuk juga menyakiti kita. Pada saat kita berdoa, Tuhan berjanji akan mewujudkannya, seperti yang tertulis dalam Mat 7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka