Anda di sini
Beranda > Artikel

‘New Normal’ Keuskupan Bogor Diundur, Harus Menunggu Berapa Lama Lagi?

Kebijakan pelayanan Perayaan Ekaristi di Keuskupan Bogor dalam masa normal baru kembali ditinjau. Melalui surat bernomor 040/SKB/VI/2020 dengan mempertimbangkan surat Gubernur Jawa barat (No. 460/2688/Hukham) yang memperpanjang pemberlakuan PSBB secara porposional untuk wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi sampai Selasa (2/7) mendatang, maka Bapa Uskup Paskalis Bruno Syukur memutuskan untuk mengundur

Normal Baru di Gereja, Emang Siap?

Lebih dari dua bulan sudah kita ‘dipaksa’ #dirumahaja untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang ditetapkan sebagai Pandemi oleh World Health Organization (WHO), sebuah organisasi kesehatan internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hampir seluruh masyarakat dunia harus membatasi ruang geraknya. Bekerja, belajar, bahkan beribadah pun dilakukan di rumah. Perjumpaan menjadi mahal,

Menikmati Akhir Pekan Selama Karantina di Rumah

Seiring berjalannya karantina, hari demi hari berjalan begitu saja dan tanpa kita sadari hari sudah tidak terbedakan. Rabu dan Sabtu bisa saja dilalui dengan mengerjakan tugas sekolah maupun menghubungi klien kantor. Bekerja dan belajar serta seluruh kegiatan lainnya dilakukan di rumah. Apa yang dilakukan memang relatif lebih sedikit, tetapi itu belum tentu membuat kita tenang

Sisi Baik Corona, Memang Ada?

Virus Corona, mungkin kita sudah sangat bosan melihat dan mendengar semua pemberitaan di televisi, internet, radio, majalah, dan koran membahas hal yang sama. Hal itu sangat wajar, karena pandemi ini digolongkan sebagai kejadian yang luar biasa di hampir seluruh dunia. Aktivitas yang biasa kita lakukan, semuanya harus berubah demi memutus rantai penyebaran virus ini. Wabah

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Corona

Karantina dan physical distancing sudah menjadi hal yang umum dalam beberapa kurun waktu hampir satu bulan terakhir. Semua hal dilakukan di dalam rumah, seperti bekerja, belajar, bahkan beribadah pun juga terpaksa dilaksanakan di rumah. WHO telah mengganti frasa social distancing menjadi physical distancing dikarenakan menjaga jarak merupakan langkah penting dalam mencegah penularan virus corona, tetapi

Misa Daring?

Guys, kalian tau gak? Semenjak adanya Pandemi Covid-19 gereja-gereja di Indonesia bahkan di seluruh dunia menggelar misa secara daring (online). Contohnya saja BMV Katedral yang melakukan misa secara live streaming melalui Youtube BMV Production dan Instagram: Berita Umat. Misa daring ini menjadi cara untuk mendukung upaya pemerintah yang melarang berkumpul

Belajar Online dan Perjumpaan Virtual

Sejak mewabahnya pandemi virus corona atau yang dikenal dengan sebutan Covid-19 pada Maret yang lalu, aktivitas masyarakat kini menjadi terbatas, terutama ketika beberapa wilayah sudah menerapkan PSBB. Apa sih PSBB itu? PSBB merupakan singkatan dari pembatasan sosial berskala besar. PSBB ini dirinci pada peraturan menteri kesehatan (PMK) No.9/2020. Belajar dari Rumah Terkait pandemi

Lebih Menyeramkan Virusnya atau “Hoax”nya?

Covid-19 atau yang sering disebut virus Corona menjadi momok menakutkan di hampir semua belahan dunia. Menurut beberapa sumber, pertama kali virus ini muncul di negeri Tiongkok lebih tepatnya Kota Wuhan, China. Diduga virus ini berasal dari kelelawar yang dijual di pasar hewan. Mengapa virus ini sangat heboh diperbicangkan? Bahkan sebagian besar negara yang terdampak virus ini melakukan

Kini Saatnya Berkontribusi Bagi Negeri

Pandemi virus Corona atau Covid-19 yang terjadi di Indonesia saat ini memang sungguh meresahkan bahkan merugikan banyak pihak. Tak hanya pemerintahan saja yang kewalahan tapi para pekerja juga kewalahan karena harus dipaksa beradaptasi dengan work from home. Para tenaga pendidik pun merasa kebingungan karena tak terbiasa dengan sistem daring (online), belum lagi para siswa/i hingga

Bergerak dengan Data di Tengah Pandemi Covid-19

“Disitu ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Balit Allah, yang bernama Gerbang Indah , untuk meminta sedekah kepada orang yang  masuk ke dalam Bait Allah. Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait

Top