Anda di sini
Beranda > Artikel > 5 Fakta Kelahiran Yohanes Pembaptis, Sang Pendahulu Yesus

5 Fakta Kelahiran Yohanes Pembaptis, Sang Pendahulu Yesus

Tahukah kamu, peringatan hari kelahiran Santo Yohanes Pembaptis yang diperingati pada 24 Juni adalah salah satu perayaan tertua bagi umat Kristiani. Perayaan ini ditetapkan pada Konsili Agde pada 506. Siapa yang tidak mengenal Yohanes Pembaptis, hampir semua orang pasti pernah mendengar nama ini, dari namanya saja sudah menjelaskan bahwa Yohanes adalah pembaptis.

Seluruh hidup, karya, dan kesaksian Yohanes Pembaptis merupakan sebuah misi penting dari Allah dan membaptis orang-orang di Israel agar mempersiapkan dan menyediakan jalan untuk kedatangan Yesus Kristus, Sang Anak Domba Allah.

Kenapa sih, kelahiran St. Yohanes Pembaptis masuk ke dalam perayaan besar dalam gereja? Apakah hubungannya dengan Yesus dan kuasa Allah? Berikut fakta-faktanya.

  • Kelahirannya dianggap mukjizat

St. Yohanes Pembaptis lahir dari rahim Elisabeth, perempuan mandul. Elisabeth beserta suaminya, Zakharia yang telah berusia lanjut selalu berharap memiliki seorang anak. Hal tersebut dicap mustahil akibat kemandulan Elisabeth. Namun, siapa sangka Elisabeth dikaruniai anak oleh Allah sebagai bukti kemurahannya. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Allah sanggup melakukan hal-hal yang mustahil bagi manusia. Kata mustahil tidak berlaku bagi Allah.

  • Hari raya yang ditetapkan pada hari kelahiran

Hanya ada tiga peristiwa kelahiran yang ditetapkan menjadi perayaan besar dalam gereja, yaitu kelahiran Yesus (Natal), Bunda Maria, serta Yohanes Pembaptis. Umumnya, hari perayaan santo-santa lain selalu dirayakan pada hari wafatnya mereka. Hal ini dikarenakan kelahiran St. Yohanes Pembaptis sudah Allah berkati sejak dari dalam kandungan dan kehadirannya di dunia adalah menjalankan tugasnya untuk mendahului Yesus. Kelahirannya merupakan misi dari Allah untuk mempersiapkan menyambut Yesus Kristus.

  • Hubungan Yohanes Pembaptis dengan Yesus Kristus

Elisabeth, ibu Yohanes merupakan sanak saudara Maria, Bunda Yesus. Selain itu, Yohanes Pembaptis merupakan orang yang telah membaptis Yesus Kristus di Sungai Jordan. Yohanes diperintahkan oleh Tuhan untuk mendahului Yesus dengan selisih kelahiran 6 bulan. Sebagaimana mestinya, tugas ia adalah mewartakan kabar kebaikan Allah dan mengabarkan kedatangan Yesus ke dunia. Hal ini merupakan salah satu alasan Perayaan Kelahiran St. Yohanes Pembaptis dirayakan sama seperti Natal dengan 3 kali perayaan Misa, yakni pada vigili (misa sebelum hari raya, red), pagi hari, dan siang hari.

  • Pembatas antara perjanjian lama dan perjanjian baru dalam Alkitab

Dia adalah garis pembatas, sehingga dia menjadi bagian dari dari Perjanjian Lama dan pada saat yang bersamaan dia menjadi bagian dari Perjanjian Baru. Kisah Zakharia dan Elisabeth ada pada perjanjian lama. Sementara kisah mengenai kelahiran dan kehidupannya untuk mewartakan kemuliaan Allah tertulis pada perjanjian baru.

  • Arti dari nama Yohanes

Yohanes atau dalam bahasa Ibrani ‘Yehohanan’, berarti ‘Tuhan itu ramah dan selalu menunjukkan kemurahan.’ Memang, dalam diri Yohanes, Allah menunjukkan kemurahanNya. Kelahiran Yohanes membawakan sukacita mendalam tidak hanya bagi Elisabeth dan Zakharia, namun kepada seluruh orang Israel. Sebelum St Yohanes Pembaptis datang, sudah 400 tahun Israel tidak memiliki nabi. Ketika Santo Yohanes Pembaptis datang, ia mewartakan sukacita, menghembuskan api, dan berkhotbah tentang guntur. Semua itu untuk mempersiapkan jalan bagi Yesus Kristus.

Nah itulah fakta mengenai Yohanes Pembaptis yang kita perlu ketahui. Meskipun Yohanes adalah orang yang memiliki peranan penting dalam kehadiran Tuhan Yesus, ia adalah sosok dengan kerendahan hati yang tinggi. Ia menyadari bahwa ia hanyalah utusan Allah. Dalam Yohanes 3:30, ia mengatakan “Ia (Yesus) harus semakin besar, tetapi aku harus semakin kecil.”

Sosok rendah hati Yohanes harus dijadikan sebagai contoh bagi seluruh umat manusia. Tetaplah rendah hati, karena semua yang dilakukan dalam hidup adalah misi dari Tuhan. Pelayanan yang dilakukan dalam hidupnya bukan untuk dirinya, melainkan demi kemuliaan Tuhan. Dari kisah kelahirannya pun kita bisa menyadari bahwa kuasa Allah dalam menciptakan segalanya, meskipun terlihat mustahil. Menjadikan teladan untuk mengingatkan manusia selalu percaya dan berlindung pada-Nya. Yohanes dipanggil untuk membagikan kebenaran Yesus dan Allah, sementara kita dipanggil untuk melanjutkan misa penting tersebut. Percayalah akan karya ajaibNya dan semoga pembaca dipenuhi dengan rahmat dan karunia Tuhan untuk memenuhi misi dalam diri masing-masing.

Salam damai dalam Kristus Tuhan, Selamat hari Kelahiran St. Yohanes Pembaptis!

Penulis: Victoria Simanjaya | Editor: Aloisius Johnsis

Leave a Reply

Top