Anda di sini
Beranda > Posts tagged "Keluarga"

SKK Lahirkan Komunitas Lansia

[KATEDRAL] Komunitas Lansia Paroki BMV Katedral Bogor akhirnya terbentuk. Setelah cukup lama direncanakan, Seksi Kerasulan Keluarga (SKK) Paroki Katedral menggelar pertemuan perdana, Sabtu (28/9) pagi. Sekitar 130 orang yang terdiri dari opa dan oma terlihat antusias memadati aula ParokI Katedral. Pastor Paroki BMV Katedral Bogor RD Dominikus Savio Tukiyo berharap komunitas ini

Sinode Paroki Katedral, Sarana untuk Jalan Bersama

[KATEDRAL] “Sinode yang kita laksanakan hari ini adalah kesempatan yang baik bagi kita semua untuk kembali berjalan bersama membangun gereja khususnya di Paroki Katedral dan Keuskupan Bogor,” ungkap Pastor Paroki BMV Katedral Bogor RD Dominikus Savio Tukiyo dalam pembukaan Sinode. Sekitar 500 orang hadir dalam sinode tingkat paroki di Aula Paroki Katedral pada Sabtu (18/5) dan

PCC, Membantu Keluarga Saling Memahami

[KATEDRAL] Pastoral Counseling Center (PCC) Keuskupan Bogor menggelar misa perutusan untuk PCC angkatan IX dan penyambutan untuk PCC angkatan X, Sabtu (9/2) pagi. Sekitar 80 orang hadir mengikuti misa yang bertempat di Aula Lantai 4 Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor. Kali ini PCC mengutus 27 orang dari angkatan IX yang telah menyelesaikan kursusnya dan menyambut

Natal, Masihkah Bermakna?

Malam terasa berbeda, tidak seperti biasanya. Malam ini dingin, rintik hujan mulai turun, suara gemericiknya menjadi warna tersendiri. Dalam keheningan tiba-tiba terdengar suara langkah kaki, sepertinya beberapa orang. Iramanya teratur, langkahnya kompak, dan terasa sakral. Memecah keheningan, terdengar sayup-sayup orang menyanyikan “Malam kudus, sunyi senyap, dunia terlelap, hanya dua berjaga

Jadilah Keluarga yang Sejati

[KATEDRAL] Seksi Mitra Perempuan, bekerja sama dengan Seksi Pendidikan, Seksi Kerasulan keluarga, dan Wanita Katolik Paroki BMV Katedral Bogor menggelar seminar sehari bertajuk “Be a True Family”, Minggu (28/10). Kegiatan yang dihadiri lebih dari 200 orang ini bertempat di Gd. Pusat Pastoral Keuskupan Bogor Lt. 4. Adapun narasumber dalam seminar

Paus Fransiskus: Keluarga Tempat Pengampunan

Tidak ada keluarga yang sempurna. Kita tidak punya orang tua yang sempurna. Kita tidak menikah dengan orang yang sempurna atau punya anak yang sempurna. Kita saling mengeluh tentang satu dan lainnya. Kita saling membuat kecewa. Pengampunan itu sangat penting bagi kesehatan emosi, ketahanan jiwa, dan spritualitas kita. Tanpa pengampunan keluarga akan

Paus Kecam Legalisasi Aborsi

“Saya telah mendengar trend, atau kini telah menjadi kebiasaan untuk melihat kondisi janin di bulan-bulan pertama kehamilan, apakah janin tersebut sehat atau memiliki kelainan. (Bila memiliki kelainan), pilihan pertamanya adalah membuatnya pergi,” ungkap Paus Fransiskus dengan nada prihatin di hadapan khalayak yang menghadiri peringatan 25 tahun berdirinya Forum Asosiasi Keluarga

Banyak Pria Bertobat Setelah Mengikuti Priskat

Uskup Bogor: Pembinaan Keluarga adalah Fokus Karya Pastoral [KATEDRAL] Tidak sedikit pria yang belum menyadari fungsi dan perannya selayaknya seorang pria yang dikehendaki oleh Tuhan. Banyak pria yang salah jalan, memiliki kehidupan yang kelam dan gelap, menyimpan luka batin yang tak mampu diatasinya.  Bila hal tersebut tidak segera dipulihkan saat berkeluarga, pria

Keluarga Jantung Evangelisasi

        Keluarga, sejatinya merupakan subyek, pelaku utama evangelisasi. Keluarga merupakan sekolah kemanusiaan paling pertama dan utama, tempat di mana belas kasih ditumbuhkan, kerjasama dikembangkan, pengampunan diberikan tempat orang tua dan anak saling belajar satu sama lain, sukacita dan penderitaan dialami bersama. Demikian intisari rekoleksi keluarga sehari dengan tema “Keluarga Jantung

Priskat Berpengaruh Positif pada Kehidupan Pria

Camp Pria Sejati Katolik (Priskat) Keuskupan Bogor yang digelar pada akhir Februari lalu begitu mempengaruhi kehidupan para pesertanya. Stefanus Agung, salah seorang peserta mengatakan, setelah mengikuti Priskat, ia menjadi banyak tahu tentang pentingnya melakukan ajaran Yesus, dan bertumbuh dalam iman Katolik yang semestinya. “Puji Tuhan saya bisa ikut Camp Priskat.

Top