Anda di sini
Beranda > Sajian Utama (Page 2)

Hari Buruh: Sejarah, Harapan, dan Tantangan

Penetapan 1 Mei sebagai momentum peringatan hari buruh sedunia tidak terlepas dari kejadian besar serta memilukan yang dikenal dengan nama peristiwa  Haymarket.  Pada 1 Mei 1886, sekitar 400.000 buruh  di Amerika Serikat turun ke jalan mengadakan demonstrasi besar-besaran menuntut pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari.  Aksi ini berlangsung 4

Kenapa Hari Buku Dirayakan Dua Kali?

Loh hari buku kok dirayakan dua kali dalam setahun? Mana yang benar dan mana yang salah? Jawabannya adalah keduanya benar, karena memang hari buku nasional dan internasional memiliki tanggal peringatan yang berbebeda. Mari kita bahas satu persatu agar kita bisa lebih paham mengenai perbedaan hari buku nasional dan internasional. Hari buku internasional atau dikenal dengan Hari

Peringatan Hari Bumi, Sudahkah Membumi?

Sejak 1970, setiap 22 April diperingati sebagai Earth Day atau hari bumi. Pada awalnya, Hari Bumi dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat bernama Gaylord Nelson. Hari Bumi ini diperingati oleh lebih dari 192 negara dan dikelola oleh Earth Day Network. Pada dasarnya Hari Bumi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga lingkungan. Karena, aktivitas

Pemilu 2019, Perbedaan Menggerogoti Persatuan?

Pemilu telah usai. Calon presiden, wakil presiden, legislatif mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat tingkat kota, provinsi, sampai nasional dan Dewan Perwakilan Daerah telah selesai bertanding. Lebih dari 6 bulan waktu kampanye untuk para calon pejabat ini. Mereka telah memberikan seluruh pikiran, tenaga, dan logistiknya untuk menarik simpati rakyat. Semua sudah

Monsinyur Paskalis: Jangan Hanya Ajak Imam Pergi Makan

[KATEDRAL] “Para imam memiliki tugas mengajar, memimpin, dan menguduskan. Biarkanlah mereka juga menjalankan tugas tersebut kepada umat, jangan hanya ajak imam pergi makan,” kata Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur saat Misa Minyak di Paroki BMV Katedral Bogor, Selasa (6/4) pagi. Memasuki pekan suci, menjelang tri hari suci, sudah menjadi rutinitas Keuskupan Bogor menggelar misa minyak sekaligus

Refleksi Minggu Palma: Memilih Pemimpin Berkualitas Bentuk Cinta akan Allah dan Kemanusiaan

Merayakan Minggu Palma merupakan pintu masuk bagi semua umat katolik untuk merenungkan secara mendalam dan khusus arti hidup memilih Kristus sebagai pemimpin dalam hidupnya. 2019 ini perayaan tersebut hampir bersamaan dengan hajatan 5 tahunan yang mesti dilakukan oleh semua umat Katolik sebagai warga negara Indonesia yang mempunyai hak untuk memilih

Monsinyur Paskalis Imbau Umat Gunakan Hak Pilih

Menyambut pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019 Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM meminta seluruh umat Katolik di Keuskupan Bogor untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu, 17 April mendatang. Ada dua pesan pokok yang menurut Uskup Paskalis penting untuk disampaikan kepada umat.Pertama, umat diimbau untuk tidak bepergian ke kota lain saat Pemilu

Pemilu 2019: Manifestasi Kedaulatan Rakyat

Pemilu merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan sistem demokrasi di suatu Negara. Pemilu yang dapat terlaksana dengan baik, berarti demokrasi dalam Negara tersebut pun baik. Pemilu merupakan kehendak mutlak bangsa Indonesia yang menetapkan dirinya sebagai Negara demokrasi. Dalam konstitusi Negara Indonesia sendiri menyebutkan pemilu merupakan manivestasi kedaulatan rakyat. Pemilu yang

Bolehkah Menghapus Abu?

Rabu Abu merupakan salah satu peristiwa penting dalam kalender liturgi Katolik. Rabu Abu adalah pembuka masa pra-Paskah atau retret agung. Abu di dahi adalah tanda ketidakabadian kita umat manusia. Lalu, apakah kita harus menjaga abu selama satu hari penuh, atau kita boleh membersihkan abu selepas perayaan ekaristi? Walaupun jatuh pada hari biasa (bukan hari libur), sebagian besar umat Katolik

Surat Gembala: Kita Katolik Kita Indonesia, Membangun Hidup Kristiani yang Berkualitas

Saudara-saudariku, umat Keuskupan Bogor terkasih, semoga damai Tuhan berlimpah dalam hatimu. Kita memasuki Masa Prapaskah dengan tanda abu dikenakan pada dahi atau kepala kita, sambil imam atau petugas berkata: “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” atau “Ingatlah, engkau ini abu dan akan kembali menjadi abu”. Seruan ini memenuhi perayaan-perayaan selama masa tobat

Top