Banyak Pria Bertobat Setelah Mengikuti Priskat Kelompok Personal Sajian Utama Seputar Paroki 4 June, 201825 May, 2023 Uskup Bogor: Pembinaan Keluarga adalah Fokus Karya Pastoral [KATEDRAL] Tidak sedikit pria yang belum menyadari fungsi dan perannya selayaknya seorang pria yang dikehendaki oleh Tuhan. Banyak pria yang salah jalan, memiliki kehidupan yang kelam dan gelap, menyimpan luka batin yang tak mampu diatasinya. Bila hal tersebut tidak segera dipulihkan saat berkeluarga, pria
Keluarga Jantung Evangelisasi Artikel Lingkungan/Wilayah Sajian Utama Seputar Paroki 11 April, 201825 May, 2023 Keluarga, sejatinya merupakan subyek, pelaku utama evangelisasi. Keluarga merupakan sekolah kemanusiaan paling pertama dan utama, tempat di mana belas kasih ditumbuhkan, kerjasama dikembangkan, pengampunan diberikan tempat orang tua dan anak saling belajar satu sama lain, sukacita dan penderitaan dialami bersama. Demikian intisari rekoleksi keluarga sehari dengan tema “Keluarga Jantung
Priskat Berpengaruh Positif pada Kehidupan Pria Kelompok Personal 12 March, 201825 May, 2023 Camp Pria Sejati Katolik (Priskat) Keuskupan Bogor yang digelar pada akhir Februari lalu begitu mempengaruhi kehidupan para pesertanya. Stefanus Agung, salah seorang peserta mengatakan, setelah mengikuti Priskat, ia menjadi banyak tahu tentang pentingnya melakukan ajaran Yesus, dan bertumbuh dalam iman Katolik yang semestinya. “Puji Tuhan saya bisa ikut Camp Priskat.
Semangat Natal Bangkitkan Keluarga Muda Lingkungan/Wilayah 2 February, 201825 May, 2023 [BOGOR TENGAH] Hendaknya momentum Natal dapat mendorong keluarga-keluarga muda untuk lebih aktif dalam kegiatan hidup menggereja baik di lingkungan, wilayah, dan paroki karena regenerasi harus terus berjalan. Demikian dikatakan Ketua Wilayah Bogor Tengah (Boteng) Harun dalam perayaan Natal bersama di SD Regina Pacis, Bogor, Sabtu (6/1) sore. “Semoga semangat Natal dapat
Konflik Keluarga yang Mendewasakan Artikel 15 October, 201525 May, 2023 Hampir setiap orangtua pasti pernah bertanya dalam hati maupun sempat dilontarkan tentang, kenapa anaknya tak lagi sepatuh dahulu, kenapa berontak, kenapa mengecewakan dan kenapa…kenapa… begini, begitu. Jika pertanyaan itu dirubah dengan pernyataan, misalnya, aku harus begini, jika menghadapi anakku yang begitu, atau sebaliknya bertanya kenapa aku begitu jika anakku berbuat begini?
Hari Ulang Tahun Perkawinan Sedunia: Pasangan Diminta Terus Memperbarui Janji Perkawinan Pastoral Seputar Paroki 30 March, 201525 May, 2023 [KATEDRAL] Pasangan suami dan istri tidak hanya harus belajar mengasihi namun juga belajar dikasihi. Demikian dikatakan Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM dalam Misa Konselebrasi Hari Ulang Tahun Perkawinan (HUP) Sedunia yang baru pertama kali diperingati di Keuskupan Bogor, Sabtu (21/2). Perayaan Ekaristi ini diikuti puluhan pasang suami-istri dari segala usia mulai