Anda di sini
Beranda > Kategorial > Memaknai Kerahiman Allah melalui St. Faustina

Memaknai Kerahiman Allah melalui St. Faustina

[KATEDRAL] Pagi ini belasan orang terlihat sibuk mempercantik panggung yang akan menjadi pusat perhatian di aula lantai 4 gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor. Panggung yang di dominasi warna merah dan putih itu, bertaburkan puluhan lilin yang menyala menciptakan suasana adorasi yang khidmat. Lukisan Kerahiman Ilahi dan St. Faustina bediri kokoh di samping kanan dan kiri panggung menambah efek magis makna kerahiman Allah hari itu.

Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi menggelar seminar Kerahiman Ilahi bertajuk ‘Karya Agung Tuhan lewat St. Faustina’, Sabtu (27/7). Sekitar 350 peserta terlihat antusias berbondong-bondong untuk memperdalam wawasan seputar Kerahiman Ilahi dan akhirnya beradorasi bersama sakramen mahakudus saat penutupan acara.

Acara ini mengundang 3 narasumber yaitu Stefan Leks yang sudah menulis beberapa buku seputar kerahiman ilahi melalui St. Faustina, Riki Fadjar, dan Faria Anawaty.

Salah satu output yang diharapkan dalam seminar ini adalah umat yang semakin sadar dan mengerti akan kerahiman Allah. “Begitu besar kasih Allah, dan sebagai makhluk hidup ciptaan Allah manusia harus mengolah kasih tersebut menjadi perbuatan-perbuatan baik. Manusia juga harus senantiasa mengandalkan Tuhan dalam segala-galanya. Meneruskan kasihNya agar segala makhluk ciptaanNya dapat merasakannya juga,“ ujar Riki Fadjar.

Ketua Panitia Hartono Gunawan secara khusus menjelaskan tema yang diangkat dalam seminar kali ini. “Tema ‘Karya Agung Tuhan lewat St. Faustina’ diangkat karena karya-karya agung Tuhan yang merupakan karya keselamatan banyak disabdakan Tuhan melalui St. Faustina. St. Faustina memiliki devosi utama mengenai ‘Kerahiman Ilahi’, sebagaimana ia melihat Tuhan dalam sebuah penglihatan,” jelasnya.

Melalui devosi kepada Kerahiman Ilahi lanjut Hartono, seluruh umat dapat ikut terlibat menjadi  merasul yang memberitakan karya-karya agung Tuhan. “ Semoga kita semakin mengenal dan memiliki devosi-devosi yang benar-benar dihayati dan direnungkan bukan hanya devosi-devosi kosong belaka,” pungkasnya.

Seminar Kerahiman Ilahi memiliki 3 sub tema yaitu Kerahiman Ilahi, Karya Agung Tuhan Sabda Yesus kepada St. Faustina, dan Kesaksian akan Kerahiman Ilahi. Acara dibuka dengan perarakan lukisan Kerahiman Ilahi dan lukisan St. Faustina yang diiringi pujian dilanjutkan dengan Doa Koronka, dan ditutup dengan adorasi dan perarakan Sakramen Mahakudus yang dipimpin oleh RD Yustinus Monang.

(Agnes Marilyn/AJ)

Leave a Reply

Top