Anda di sini
Beranda > Posts tagged "2019"

Dalam Kemarahan Tetaplah Arif Bijaksana

Untuk kesekian kalinya penggunaan medsos menimbulkan kekisruhan di tengah kehidupan beragama di Tanah Air. Sungguh ironis memang, ketika segenap penduduk di negeri ini tengah memperingati Hari Kemerdekaan RI, seorang pemuka agama yang namanya cukup populer justru memberi pernyataan yang bisa mencederai kebinekaan dan persatuan bangsa. Tanpa pemahaman yang memadai, Ustadz Abdul Somad menyatakan bahwa di salib

Sudahkah Jadi “Orang Indonesia” Seutuhnya?

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kembali kita rayakan. Tahun ini Indonesia sudah memasuki usia ke-74. Jika diibaratkan orang, sudah bukan usia yang muda, tetapi matang dan dewasa. Setiap 17 Agustus berbagai komunitas mulai dari RT/RW, perkampungan, organisasi, perusahaan, dan sekolah gegap gempita melakukan berbagai lomba sebagai bentuk syukur dan perayaan hari

Selamat Datang Pasukan Baru

Redaksi Digital Komsos Paroki BMV Katedral kembali mendapat tambahan tenaga baru. Para anggota baru ini adalah hasil dari rekrutmen Komsos yang kedua. Rekrutmen sendiri resmi dibuka sejak berakhirnya Talkshow Era Digital #1 bersama Pandji Pragiwaksono akhir Mei lalu. Sebanyak 5 orang anggota baru terlihat hadir mengikuti rapat redaksi di Ruang

Fransiskus Kristino, Putera Bogor Jadi Imam SJ

[YOGYAKARTA] Dalam Perayaan Ekaristi Tahbisan Imam Serikat Yesus yang dipimpin Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Rabu (31/7) pagi , Diakon Fransiskus Kristino Mari Asisi, SJ, resmi ditahbiskan jadi imam. Imam asal Paroki St. Perawan Maria Katedral Bogor, kelahiran 27 Maret 1989 ini ada di antara delapan imam SJ

Air Kehidupan

Yohanes 4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"4:13

Sinode Mahasiswa, Penutup Sinode II Keuskupan Bogor Tingkat Paroki

[KATEDRAL] Sinode II Keuskupan Bogor tingkat paroki ditutup dengan Sinode Mahasiswa, Minggu (28/7). Bertempat di Aula Pusat Pastoral Keuskupan Bogor lt. 4, puluhan mahasiswa dan dosen yang berasal dari berbagai kampus yang berada di wilayah Keuskupan Bogor menyampaikan aspirasi serta keluh kesah yang selama ini dialami. Sebelumnya peserta di paroki dipisah antara orangtua dan OMK. Karena kaum

Memaknai Kerahiman Allah melalui St. Faustina

[KATEDRAL] Pagi ini belasan orang terlihat sibuk mempercantik panggung yang akan menjadi pusat perhatian di aula lantai 4 gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor. Panggung yang di dominasi warna merah dan putih itu, bertaburkan puluhan lilin yang menyala menciptakan suasana adorasi yang khidmat. Lukisan Kerahiman Ilahi dan St. Faustina bediri kokoh di samping kanan dan

Anak-Anak adalah Aset Bangsa Indonesia

Hari Anak Nasional yang kita rayakan setiap 23 Juli ini sesuai dengan resolusi majelis umum PBB 836 (IX) pada 14 Desember 1954. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan rekomendasi kepada semua pemerintah negara untuk meresmikan Hari Anak pada tanggal yang sesuai dengan kebutuhan dan pertimbangan masing-masing negara. Di Indonesia sendiri hari anak nasional berawal dari gagasan presiden ke-2

Katekese Harus Membawa Aspek Transformatif

[DEPOK] Pengajaran iman dan pendidikan agama Katolik atau katekese tidak melulu berkutat pada aspek edukatif, namun harus membawa aspek transformatif. Katekese harus memberi nilai yang bisa membuat seseorang berubah menjadi lebih baik. “Yang selama ini terjadi para katekis hanya memberi pengajaran, lalu murid belajar, menghafal, dan lulus. Padahal sejatinya, katekese

Frater Projo Regio Jawa Kunjungi Keuskupan Bogor

[BOGOR] Keuskupan Bogor menjadi tuan rumah dalam pertemuan para frater regio Jawa bertajuk “Merawat Bumi sebagai Rumah Kita Bersama”, Senin (15/7) sampai Kamis (18/7). Kegiatan rutin yang dinamai Temu Unio Frater Projo Regio Jawa dan Interdiosesan atau UFO ini dibuka oleh Monsinyur Paskalis Bruno Syukur di Paroki Katedral Bogor, kemudian dilanjutkan di bumi perkemahan

Top