Anda di sini
Beranda > Artikel > Hambatan dan Kesempatan

Hambatan dan Kesempatan

Beda antara hambatan dan kesempatan terletak pada sikap kita memandangnya. Selalu ada hambatan dalam tiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam tiap hambatan (Baxter).Setiap orang pasti memiliki masalah atau persoalan dalam hidupnya. Masalah memang merupakan aroma dalam kehidupan ini, bila tanpa masalah mungkin hidup kita menjadi hambar-hambar saja. Masalah tersebut sebenarnya dapat kita lihat sebagai suatu kesempatan, tetapi banyak juga yang menganggapnya sebagai suatu hambatan, dua-duanya benar karena tergantung dari cara kita memandangnya.

Misalnya seorang anak yang perlu belajar keras karena sebentar lagi akan menghadapi ujian. Ada anak yang merasa proses belajar ini sebagai suatu hambatan, karena ia terganggu dalam melakukan hobinya. Tetapi, ada anak lain yang melihat hal ini sebagai suatu kesempatan, karena bila ia lulus ujian maka ia akan naik ke tingkat atau kelas yang lebih tinggi. Memang tidak mudah untuk meraih kesempatan tersebut, karena dalam setiap kesempatan pasti ada hambatan. Demikian juga sebaliknya dalam setiap hambatan, bila kita lakukan berbagai usaha untuk mengatasinya, maka kita pun akan melihat kesempatan di balik semua itu.

Jadi bila kita ingin maju, maka kita harus terus belajar. Anggaplah semua persoalan yang kita hadapi sebagai suatu ujian yang akan membuat kita naik tingkat, sehingga menjadi lebih pandai, lebih hebat, lebih sabar, dan lain-lain. Janganlah melihatnya sebagai suatu hambatan tetapi lihatlah sebagai suatu kesempatan atau suatu tantangan bagi kita untuk maju.

Kesempatan juga tidak datang dua kali, karena itu kita perlu terus mempersiapkan diri sejak dini dan selain itu kita juga perlu berserah kepada Tuhan, sehingga rencana kita boleh sesuai dengan rencana-Nya.

(Agus Gunawan)

Leave a Reply

Top