Anda di sini
Beranda > Posts tagged "Ekaristi"

Misa Jarak Jauh dan Virus Corona (Covid-19)

Tiga puluh lima tahun lalu kita belum kenal telepon genggam (handphone). Kala itu yang kita kenal hanyalah telepon kabel yang terpasang di rumah atau di kantor atau di toko dan lain-lain,  di mana  pesawat teleponnya hanya “berdiam”  di satu tempat saja. Tidak bisa dibawa kemana-mana. Bila kita ingin menelpon seseorang

Misa Syukur

Perayaan Misa Syukur Ulang Tahun emas Berita Umat turut mengiringi acara Festival Komsos 2017.Minggu (1/10) pukul 11.00 WIB, Gereja BMV Katedral, padat dan semarak agung dengan perarakan Uskup Bogor beserta 6 imam menuju altar suci. Hari itu merupakan uncak pesta emas, atau 50 tahun usia Majalah Berita Umat. Misa konselebrasi dipimpin

Kecintaan pada Ekaristi Perlu Ditingkatkan

Perayaan Ekaristi sebagai pusat hidup beriman umat Katolik sudah seharusnya dikenalkan kepada anak-anak sedari dini. Gereja berharap agar para orangtua dapat mendampingi serta mengajarkan anak-anak untuk mencintai ekaristi. Menurut Ketua Seksi Karya Kepausan Indonesia (KKI) Bina Iman Anak (BIA) Paroki BMV Katedral Inri Kurnia Almesa, saat ini para orangtua sudah berusaha

Hargailah Ekaristi

KATEDRAL-KU Ekaristi sejatinya menjadi hal yang penting bagi pertumbuhan iman umat. Itu harus dibuktikan dengan cara bagaimana umat menghargai ekaristi, misalnya tidak datang terlambat, tidak pulang lebih awal, tidak mengobrol, berpakaian sopan, dan sebagainya. Namun kenyataanya di Gereja Katedral masih kerap ditemui umat yang kurang menghargai ekaristi. “Kita harus menghargai ekaristi karena

Makna Tobat dalam Perayaan Ekaristi

[KATEDRAL] Dalam Perayaan Ekaristi, imam dan umat diajak untuk menyangkal diri dan mengakui dosa-dosa yang telah diperbuat. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai makna pertobatan dalam ekaristi,  Sekitar 400 orang mengikuti seminar bertajuk “Mukjizat Ekaristi” yang digelar oleh Persekutuan Doa Pembaruan Karismatik Katolik (PDPKK) Santa Maria Fatima Paroki BMV Katedral Bogor,

Menghayati Sikap Liturgis

Menjelang akhir 2014 yang lalu banyak umat yang bertanya-tanya mengapa lembaran teks misa tidak disediakan lagi di dalam gereja. Tanggapan umat sangat beragam; ada yang cuek saja, ada yang bertanya-tanya dan mulai mencari buku Ruah, namun tidak sedikit pula yang tidak terima dan protes dengan kebijakan tersebut. Perlu diketahui bahwa ditiadakannya

Top