Anda di sini
Beranda > Lingkungan/Wilayah > Paskah Bersama, Mendekatkan Umat Lingkungan St. Yohanes Pembaptis

Paskah Bersama, Mendekatkan Umat Lingkungan St. Yohanes Pembaptis

[CIMANGGU] Umat lingkungan St. Yohanes Pembaptis Wilayah St. Hieronimus Cimanggu/Yasmin merayakan paskah bersama di lahan bakal Gereja Bojonggede, Minggu (22/4). Sekitar pukul 08.00 WIB 42 umat berkumpul di ruko lama Taman Cimanggu untuk berangkat menuju lahan tersebut. Perjalanan yang menggunakan mobil memakan waktu tidak kurang dari 1 jam.

Perayaan Paskah Bersama dibuka oleh Ketua Lingkungan St. Yohanes Pembaptis Herrybertus Sarijan. Ia mengapresiasi umat yang hadir untuk merayakan Paskah bersama ini. “Terima kasih telah menanggapi undangan untuk merayakan Paskah bersama, semoga melalui Paskah kita dapat semakin dekat satu sama lain sebagai satu keluarga,” katanya.

Ketua Lingkungan St. Yohanes Pembaptis Taman Cimanggu Herrybertus Sarijan menyerahkan sumbangan untuk pembangun Gereja Bojonggede kepada Hesty selaku Seksi Dana Usaha Panita Pembangunan Gereja. Foto: Eduardus Yudhi

Rangkaian kegiatan bertajuk ‘Menyambut Paskah, Mari Kita Jaga Kelestarian Sumber Air Kehidupan’ ini dilanjutkan dengan ibadat yang dipimpin oleh Leonardo Robby Roebyanto. Dalam sharing-nya Robby sapaan akrab Leonardo Robby Roebyanto mengajak umat merenungkan misteri kebangkitan Kristus. “Yesus yang adalah Allah mau menebus dosa manusia dengan mengorbankan dirinya untuk wafat di kayu salib. Bagaimana dengan kita? Sudahkah mau berkorban untuk sesama dan alam ciptaan? Sudahkan mau menyiapkan waktu untuk merayakan misa setiap Minggu?” tanya Robby.

Menutup refleksinya Robby mengajak umat yang hadir untuk bijaksana dalam menjalani hidup. “Mari kita gunakan hidup yang sementara ini dengan bijaksana, dan untuk itu kita harus selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita,” pungkasnya.

Usai ibadat, umat yang hadir diajak bermain aneka permainan yang telah disiapkan oleh panitia. Suasana akrab semakin terlihat ketika umat mulai dari anak-anak sampai orangtua melakukan permainan mencari telur paskah, menghias telur paskah, mewarnai, serta pesan berantai. Sukacita dan kegembiraan tercermin dari wajah-wajah umat yang penuh dengan keceriaan.

Acara Paskah bersama ditutup dengan makan bersama dan pemberian sumbangan umat untuk pembangunan Gereja Bojonggede.

(Edo/John)

Leave a Reply

Top