Anda di sini
Beranda > Mancanegara > Kecam Teologi Kemakmuran, Paus Minta Didoakan Makin Miskin

Kecam Teologi Kemakmuran, Paus Minta Didoakan Makin Miskin

Paus Fransiskus secara tegas mengkritik sejumlah pemimpin umat yang kini menganggap bahwa penebusan dosa yang telah dilakukan oleh Yesus Kristus bertujuan untuk memberikan berkat kesuksesan dan kesehatan yang sempurna. Paham yang populer dengan nama Teologi Kemakmuran atau Teologi Sukses tersebut meyakini bahwa orang yang diberkati Tuhan akan diberi kekayaan melimpah tanpa satu kecacatan dalam kesehatan.

Dalam sebuah homili misa pagi di Vatikan, Paus Fransiskus dengan lantang menyuarakan ketidaksetujuannya pada paham yang menganggap bahwa berkat Tuhan hanya diindikasikan oleh kekayaan dan kesehatan sempurna. “Anda tidak dapat melayani Tuhan dan kekayaan sekligus, karena cinta akan uang menjadi rantai yang membuat tidak mengikuti Yesus,” ungkap Bapa Suci.

Paham teologi kemakmuran kini beranjak menjadi populer di kawasan Asia dan Afrika. Di Amerika Serikat, paham yang sama sering dibawakan oleh sejumlah pengkotbah melalui televisi berbayar.

Kritikan yang diungkapkan Sri Paus itu semakin mempertegas bahwa Bapa suci menginginkan Gereja Katolik untuk menjadi gereja yang “miskin” dan menolak penyembahan berhala uang.

Dalam kesempatan yang sama, Paus Fransiskus juga mengecam perilaku pengusaha yang semakin tidak berpihak pada kesejahteraan pekerja. Sistem alih daya atau outsource dirasanya hanya menghilangkan hak kesejahteraan dan kesehatan pekerja demi keuntungan pengusaha. Sama halnya seperti sistem kesehatan yang lebih banyak memberikan fasilitas memadai hanya bagi mereka yang mampu membayar.   

Minta Didoakan agar Makin Miskin

Keinginan Paus agar Gereja menjadi “miskin” bukan sekali saja ia utarakan. Dalam suatu kesempatan sebelumnya, Paus berkebangsaan Argentina tersebut meminta sejumlah petugas kesehatan dari Doctors with Africa mendoakan dirinya agar menjadi semakin miskin.

“Saya meminta anda mendoakan saya juga, supaya Tuhan membuat saya semakin miskin setiap harinya,” kata Paus. Hal itu dikatakan untuk menekankan kerinduan Paus agar Gereja bersama imam-imam di dalamnya semakin menyatu bersama masyarakat miskin dan berkarya bagi mereka yang papa.

(Ari Sudana)

Leave a Reply

Top