Kembali Digelar, Tablo Mengajak Umat Larut dalam Refleksi Sajian Utama Seputar Paroki 4 April, 20264 April, 2026 [KATEDRAL] Tablo atau visualisasi jalan salib kembali hadir dan digelar oleh OMK (Orang Muda Katolik) BMV Katedral, tepatnya pada Jumat (3/4). Pagi itu, OMK mengajak umat untuk merefleksikan kembali bagaimana perjuangan Yesus menebus dosa-dosa umat manusia. Dalam momen Tri Hari Suci tersebut, umat diajak untuk merasakan perjalanan sengsara Kristus—merasakan kepedihan dari pengorbanan yang Yesus alami beribu-ribu tahun lalu, tetapi dengan penebusan yang berlaku hingga kini. Acara itu dihadiri oleh ratusan umat, yang membuat kompleks Gereja Katedral Bogor ramai dengan umat. Sebelum visualisasi dimulai, RD Paulus Haruna mengatakan, “Pujilah Tuhan dengan segala yang kita miliki, seperti Daud memuji-Nya dengan delapan cara utama. Seperti yang dijelaskan di Mazmur Daud 150:1-6.” Ia juga mengutip perkataan Uskup Emeritus Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur, yakni tentang memuji Tuhan melalui seni yang indah—Via Ulkritodinis. Pertunjukan tersebut dimulai dari Yesus yang dikhianati dan ditinggalkan murid-murid-Nya. Yesus pun kemudian mengalami perjalanan salib, dengan maut menjemput sebagai kisah akhirnya. Visualisasi tersebut dimulai dari lapangan SMP Budi Mulia Bogor, berlanjut sampai halaman depan Gereja. Walaupun di tengah teriknya matahari pagi dan ramainya situasi, umat tatkala menunjukan antusiasme yang tinggi untuk menonton. Visualisasi itu tidak hanya diikuti oleh para OMK saja, melainkan juga oleh banyak orang tua, lansia, dan anak-anak. Umat dari berbagai usia mengikuti perjalanan sengsara Kristus tersebut dengan setia. Seperti pada umumnya, tablo diadakan sebelum Misa Jumat Agung. Harapannya, acara itu bukan hanya menjadi sekadar tontonan umat sesaat. “Melalui Jalan Salib ini, kita ingin mengingat kembali peristiwa Allah menyelamatkan manusia, sehingga kita semakin diteguhkan dalam iman dan harapan,” tutur RD Alfonsus Sombolinggi. Dibanding dengan tablo yang digelar 2 tahun sebelumnya, tablo tahun ini hadir dengan kebaruan. Bekerja sama dengan sesama orang muda, OMK Katedral Bogor menggandeng BMVYC (Beatae Mariae Virginis Youth Choir) dan Orkestra St. Mary. Kor membawakan tiga lagu, yaitu “Kepala Yang Berdarah”, “O, Yesusku”, dan “Via Dolorosa”. Pada puncak visualisasi, Saint Mary juga menemani penghayatan umat dengan permainan biola yang merdu. Romo Sombo berpesan, berkaitan dengan Tema APP Keuskupan tahun ini, “Keluarga Sinodal Yang Misioner Dalam Perwujudan Iman”, umat diajak untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di dalam Gereja melalui persekutuan yang sudah tersedia. Penulis: Sheryn Valentia | Editor: Celine Anastasya