Anda di sini
Beranda > Seputar Paroki > Budaya Menyatukan Perbedaan

Budaya Menyatukan Perbedaan

[REGINA PACIS] Tiga kegiatan sekaligus, yakni tahun baru Tionghoa, hari valentine, dan pentas seni digelar SMP Regina Pacis Bogor dalam puncak acara karya dan pekan seni yang diadakan di aula sekolah, Selasa (16/2). Ketua Panitia Acara, Gracia Kilisya Tasmalia mengungkapkan, gelaran ini dimaksudkan untuk memunculkan kreativitas dan potensi siswa-siswi di bidang seni budaya baik tradisional maupun modern.

“Rangkaian acara kami mulai dari awal Februari hingga 16 Februari dengan terlebih dulu mengadakan lomba lukis di dinding triplek, lomba video musik lewat instagram, dan foto selfie. Lomba ini kami ke- mas per kelas supaya muncul nuansa kebersamaan. Semua acara merupakan ide orisinal siswa yang didukung sekolah,” papar siswi kelas 9 ini. Gracia menambahkan, pada pentas teater diselipkan pesan moral budaya yang menyatukan. Tertulis, kisah pemuda Tiongkok yang bermigrasi ke Indonesia yang akhirnya mendapatkan keindahan budaya Jawa, lalu memadukannya dengan budaya asalnya. “Jadi bisa dilihat bagaimana budaya mampu menyatukan perbedaan, bukan menimbulkan konflik. Ini pesan moral dalam pentas teater yang kami tuangkan,” tuturnya.


Kepala SMP Regina Pacis Bogor Agnes Atik Susilawati menandaskan, kreativitas, minat dan bakat siswa perlu diberi ruang agar terus berkembang dan membawa manfaat bagi siswa itu sendiri dan sesama. “Sekolah mewadahi, mengawal ide kreativitas dari para siswa. Kami mendukung penuh acara ini,” ujarnya. Ke depan ia berharap ada kerja sama antarsekolah di bidang seni dan budaya. Dalam pekan seni itu selain atraksi modern seperti tari hiphop, band, juga diwarnai dengan atraksi tradisional seperti pentas tari bali, tari kijang, dan tari wirayuda. Kombinasi alat musik modern drum dan alat musik tradisonal gendang ikut memeriahkan acara dan menambah pengetahuan siswa akan seni. Artis Marcello Tahitoe atau yang akrab disapa Ello hadir menambah marak acara.

(Jam)

Leave a Reply

Top