Bahasa Indonesia Menembus Vatikan, Suara Iman dari Nusantara Kini Mendunia Mancanegara Nusantara Sajian Utama 28 March, 202629 March, 2026 [VATIKAN] Langkah sunyi dari Indonesia kini menggema hingga pusat Gereja Katolik dunia. Vatican News resmi menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa ke-57 dalam layanannya, sebuah tonggak penting di jantung komunikasi Vatikan juga Indonesia. Hal ini ditegaskan melalui penandatangan kesepakatan oleh Ketua Komisi Komsos Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Agustinus Tri Budi Utomo dan Prefek Dikasteri Komunikasi Tahta Suci (Vatikan) Dr Paolo Ruffini, Rabu (25/3). Keputusan ini bukan sekadar penambahan bahasa, melainkan jawaban atas kebutuhan pastoral. Dengan jutaan umat Katolik di Indonesia, kehadiran Bahasa Indonesia membuka akses langsung terhadap pesan Paus dan dinamika Gereja universal tanpa sekat bahasa. Di balik capaian ini, tersimpan proses panjang yang melibatkan komunitas, diplomasi, hingga kerja sama lintas lembaga. Penandatanganan nota kesepahaman antara Konferensi Waligereja Indonesia dan Dikasteri Komunikasi Takhta Suci menjadi titik kulminasi dari perjuangan yang dirintis sejak 2022 lalu. Bahasa Indonesia merupakan bahasa ke-57 yang secara resmi digunakan Vatican News. Ketua Komsos KWI, sekaligus Uskup Surabaya Monsinyur Budi, menegaskan makna lebih dalam dari peristiwa ini. Ia menyebutnya bukan sekadar langkah administratif, tetapi “perayaan persahabatan yang abadi, pengakuan identitas nasional, dan penguatan jembatan iman antara Indonesia dan jantung Gereja universal.” Sementara itu, Prefek Dikasteri Komunikasi, Paolo Ruffini mengatakan kehadiran bahasa Indonesia membuka jalur langsung bagi umat untuk mendengar suara Paus dalam bahasa ibu mereka sendiri, sebuah bentuk kedekatan yang nyata. “Berbicara dalam bahasa ibu adalah salah satu cara terbaik. Ini menjadi pertimbangan untuk melayani rakyat Indonesia,” tuturnya. Momentum ini menegaskan bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga representasi identitas. Dari Nusantara, bahasa Indonesia kini mengambil peran dalam percakapan global Gereja menghubungkan iman, budaya, dan dunia dalam satu suara. (Dari kanan ke kiri) – Massimiliano Menicheti (Kepala Radio Vatican), Trias Kuncahyono (Dubes RI Untuk Takhta Suci), DR Paolo Ruffini (Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci, Vatikan), Mgr Agustinus Tri Budi Utomo (Ketua Komisi Komsos), Andrea Tornielli (Direktur Editorial Vatican News) dan AM Putut Prabantoro (Founder/Penasihat PWKI). Foto: Dok. PWKI Peristiwa bersejarah ini juga disaksikan oleh Dubes RI Untuk Takhta Suci Michael Trias Kuncahyono, Sekretatris Eksekutif Komisi Komsos KWI RD Petrus Noegroho Agoeng, Superior Jenderal Kongregasi MSF RP Agustinus Purnomo MSF, Pejabat Vatikan satu-satunya dari Indonesia, Rm Markus Solo Kewuta SVD dan delegasi Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) yakni AM Putut Prabantoro (Founder), Mayong Suryo Laksono (Penasihat), Asni Ovier Dengen Paluin (Ketua), Stanislaus Jumar Sudiyana (Sekretaris) dan Bonfilio Mahendra Wahanaputra (Hubungan Antarlembaga). Sementara, dari Vatican News hadir, Andrea Tornielli (Direktur Vatican News), Massimiliano Menicheti (Kepala Radio Vatican). Penulis: Aloisius Johnsis, dari berbagai sumber | Editor: Bernadus Wijayaka