Anda di sini
Beranda > Kategorial > Rekoleksi BIA/BIR KKI Katedral Bogor

Rekoleksi BIA/BIR KKI Katedral Bogor

[SUKABUMI] Anak-anak kelompok Bina Iman Anak (BIA), Bina Iman Remaja (BIR) dan pendamping dari berbagai wilayah di Paroki BMV Katedral Bogor berkumpul di halaman Gereja Katedral, Sabtu (25/10). Mereka akan mengadakan rekoleksi yang diselenggarakan oleh Karya Kepausan Indonesia (KKI) Paroki BMV Katedral di rumah retreat St. Lidwina, Sabtu-Minggu (25-26/10).

Rombongan anak, remaja dan pendamping ini cukup menarik perhatian dengan keceriaan dan canda mereka. Sebelum berangkat rombongan mohon berkat dalam perjalanan dan mendapat arahan dari kakak panitia yang mengatur perjalanan. Perjalanan berjalan dengan unik dengan melakukan konvoi per kelompok BIA dari halaman gereja sampai dengan stasiun Paledang dengan ‘penunjuk jalan’ bendera.

Setibanya di Stasiun Paledang, rombongan bertemu dengan kelompok BIA/BIR dari wilayah Bojong Gede yang sudah menunggu, sehingga jumlah keseluruhan menjadi 54 orang anak dan remaja, 10 orang pendamping serta 13 orang panitia. Tepat pukul 07.55 WIB, rombongan berangkat menggunakan “ular besi panjang” (kereta,red), ya rombongan menggunakan kereta api menuju Sukabumi. Perjalanan yang mengesankan bersama teman-teman seiman merupakan pengalaman yang berharga, terlebih-lebih bagi yang belum pernah melakukan perjalanan dengan kereta api. Melihat kiri dan kanan ada sawah, sungai, gunung dan seluruh alam ciptaan Allah yang indah dan memesona.

Sesampainya di rumah retreat St. Lidwina kami disuguhkan dengan lingkungan yang bersih, asri dan udara yang segar. Sebuah tempat yang tepat untuk merefleksikan relasi kita dengan Tuhan, sesama dan lingkungan sesuai dengan tema rekoleksi KKI yaitu Bersinergi dalam Iman Membangun Relasi dengan Tuhan, Sesama dan Lingkungan. Peserta dibagi menjadi kelompok anak/remaja dan kelompok pendamping. Rekoleksi didampingi oleh RD. Ari, Sr. Ludovika, SFS dan Sr. Bernadine, SFS.

Sabtu sore peserta memiliki kesempatan untuk mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja St. Yosep Sukabumi, yang lokasinya tidak jauh dari rumah retreat St. Lidwina. Dengan tertib dan penuh khidmat peserta berbaur dengan umat setempat untuk mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh RD. Jimmy Rampengan. Sesudah makan malam, peserta diajak untuk mengikuti sakramen rekonsiliasi, Ibadat tobat dibawakan oleh Sr. Bernardine, SFS dan dilanjutkan dengan pengakuan dosa.

Kehadiran RD. Deddy menjadi kejutan bagi panitia, karena sejak Agustus 2014 RD. Deddy sebagai koordinator KKI Paroki Katedral harus pindah tugas ke Cicurug. Kesediaan hadir dan perhatian RD. Deddy menjadi penyemangat panitia untuk acara esok hari.

Minggu (26/10), baik pendamping maupun anak memulai hari dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan sesi terakhir yang menyenangkan yaitu membangun relasi dengan alam.

Sesi terakhir ini, dibuat semenarik mungkin, tiap kelompok harus menyelesaikan tugas yang diberikan di tiap pos. Tersedia 10 pos yang harus dilalui peserta, dimana inti permainan di seluruh pos mengajak peserta untuk selalu bersyukur, peka terhadap lingkungan dan sesama serta berperan aktif untuk menjaga kelestarian alam dengan membatasi penggunaan kantong plastik, mendaur ulang barang bekas, dan menghemat air. Tentu saja disamping itu semua perlu adanya kekompakan, kerjasama, dan kreatifitas dari masing-masing anggota kelompok.

Tanpa terasa sudah dua hari dilalui bersama dan sudah harus kembali ke Bogor, namun keceriaan, kebahagiaan, kekompakan dan pengalaman yang sudah didapatkan akan terus dibawa dan dibagikan kepada teman-teman di BIA/BIR masing-masing.

(Inri/Jam)

Leave a Reply

Top