Anda di sini
Beranda > Kabar Terkini > Sempat Mati Suri, Kini Pukat Keuskupan Bogor Kembali Hidup

Sempat Mati Suri, Kini Pukat Keuskupan Bogor Kembali Hidup

Sempat mati suri dan tidak ada kegiatan, kini Pukat Keuskupan Bogor kembali hidup dan mulai bergerak. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan yang mulai dilakukan seperti misa Jumat Pertama dan Kongsi (kongkow santai) sejak April 2022 yang lalu.

Pukat sendiri sebenarnya adalah komunitas Profesional dan Usahawan Katolik yang hendak menjadi persekutuan iman katolik, tempat bertumbuhnya spiritualitas kristiani para anggota yang menjadi dasar dan kemampuan untuk berbagi anugerah demi kemanusiaan.

Pukat Keuskupan Bogor sebagai salah satu komunitas di Keuskupan Bogor hadir dengan semangat spiritual dan melayani sebagai perwujudan untuk berbuat baik. Diresmikan pada 28 Februari 2015 oleh Mgr Paskalis Bruno Syukur di SMKK Baranangsiang. Kegiatan yang sering dilakukan ialah perayaan ekaristi, seminar, dan talkshow.

Walaupun sempat mati suri, sepertinya Pukat Keuskupan Bogor telah kembali mendapatkan energi dan semangat untuk bergerak. Wakil Ketua Pukat Keuskupan Bogor Monika Kusjanti menyampaikan target saat ini untuk Pukat Bogor adalah menjaring para anggota. “Saat ini kami masih mengumpulkan kebersamaan dengan semangat spiritual dan melayani serta. Mari kita berjalan bersama Yesus untuk mendukung dan membantu pelaksanaan program serta kebijakan pastoral Keuskupan Bogor dengan dasar iman, harapan, dan kasih,” katanya kepada Berita Umat.

Vikaris Jenderal keuskupan Bogor sekaligus Pastor Moderator Pukat Keuskupan Bogor RD Yohanes Suparta juga menyampaikan harapannya agar komunitas ini dapat menjadi wadah untuk melayani gereja dan masyarakat.

“Komunitas kita harus sungguh menjadi tempat berkembang bersama bagi seluruh anggotanya. Kehadiran komunitas ini tidak hanya melayani sesama tapi sekaligus memperkaya karya pelayanan di Keuskupan Bogor,” pintanya.

Seluruh peserta Konvensi Nasional Pukat IV. Dok. Panitia

Hadiri Konvenas IV Makassar

Bertempat di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan komunitas Profesional dan Usahawan Katolik Nasional (Pukatnas) mengadakan Konvensi Nasional IV (Konvenas). Acara ini merupakan kegiatan rutin 3 tahunan yang bertepatan dengan ulang tahun Pukatnas ke 35 tahun.

Mengangkat tema ‘Membangun Ekonomi Inklusif yang Berkeadilan Sosial, Bersaudara dan Berkelanjutan’. Ratusan peserta yang berasal dari komunitas pukat berbagai keuskupan turut hadir pada 27-29 Mei 2022, termasuk Keuskupan Bogor yang mengirimkan 4 orang perwakilan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Rumah Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Hari kedua dibuka dengan misa syukur oleh Uskup Agung Makassar Mgr Johannes Liku Ada bersama Uskup Tanjung Selor Mgr Paulinus Yan Olla, Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang, Uskup Banjarmasin Mgr Petrus Boddeng Timang, dan Uskup Denpasar Mgr Silvester San.

Setelah itu diadakan acara pembukaan Konvenas IV, rapat pleno, talkshow yang mengangkat tema ‘Berakar Bertumbuh dan Berbuah’, dan malam keakraban. 

Pada hari ketiga digelar misa penutupan Konvenas IV sekaligus pelantikan pengurus Pukatnas 2022-2025, kemudian rangkaian acara di ditutup talkshow ‘Aku Imanku dan Imamku’ mengundang pembicara Uskup Keuskupan Banjarmasin, Uskup Keuskupan Tanjung Selor dam Romo Bayu Ruseno OP.

Mari Bergabung

Bagi teman-teman Profesional dan Usahawan Katolik yang tertarik untuk bergabung menjadi anggota Pukat Keuskupan Bogor, silahkan mengisi tautan pada alamat https://bit.ly/PendaftaranAnggotaPukatbo dan mehubungi salah satu nomor di bawah ini,

Monica (0815-1054-5425) | Erlina (0816-1949-570) | Yanti (0818-954-780) | Julius (0818-953-602) | Lina (0816-1907-861)

(Agnes Marilyn/AJ)

Leave a Reply

Top