Anda di sini
Beranda > Artikel > Bersyukur dalam Segala Hal

Bersyukur dalam Segala Hal

Jika keadaan berjalan sesuai kehendak kita, maka dengan mudah kita dapat bersyukur.
Bagaimana bila kita dalam kesulitan/kegagalan? Tuhan menginginkan kita bersyukur dalam segala hal (1 Tes 5:18).

Pada saat semua rencana dan keinginan kita terwujud, maka dengan mudah kita dapat bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan, dan mengatakan ”Terima kasih Tuhan, Engkau sungguh baik … Aku bersyukur kepada-Mu”. Namun, apa yang terjadi pada saat kita sedang sakit, perekonomian terpuruk, dan sedang menghadapi berbagai hal yang tidak kita inginkan? Sanggupkah kita juga bersyukur pada saat kondisi seperti ini?

Sebelumnya marilah kita lihat dulu mengenai dua hal berikut:

1.    Allah kita adalah Allah yang maha pengasih; Dia mengasihi seluruh umat-Nya, tanpa membeda-bedakan berdasarkan perbuatan kita, agama, suku bangsa, dan lain-lain. Dia memberikan hujan dan sinar matahari kepada semua orang. Dia pun pasti tidak pernah membuat rancangan duka cita untuk kita, tetapi Dia membuat rancangan kedamaian yang indah dan terwujud tepat pada waktunya (Yer 29:11)
2.    Rencana manusia seringkali tidak sesuai dengan rencana Tuhan; rencana kita biasanya bersifat jangka pendek dan lebih mementingkan diri sendiri, sedangkan rencana Tuhan bersifat jangka panjang dan universal.
Berdasarkan kedua hal tersebut, maka sudah seharusnya kita selalu bersyukur kepada Tuhan dalam segala hal; semua kesusahan atau kebahagiaan perlu kita persembahkan kepada-Nya. Misalnya saat Anda diberhentikan dari pekerjaan, maka saat itu yang ada hanyalah kekecewaan, boro-boro dapat bersyukur. Ternyata beberapa waktu kemudian Tuhan membukakan jalan, sehingga kita dapat berwirausaha dan mengalami kesuksesan yang luar biasa. Saat itulah Anda baru mengerti mengenai rencana Tuhan dan bersyukur bahwa dulu Anda diberhentikan dari pekerjaan yang lama, karena kalau tidak Anda tidak akan menjadi pengusaha yang sukses.

Jadi marilah kita bersyukur dalam segala hal, karena rencana Tuhan pasti indah dan terjadi tepat pada waktunya, Amin. Bersyukur Dalam Segala Hal

Jika keadaan berjalan sesuai kehendak kita, maka dengan mudah kita dapat bersyukur.

Bagaimana bila kita dalam kesulitan/kegagalan? Tuhan menginginkan kita bersukur dalam segala hal (1 Tes 5:18).

Pada saat semua rencana dan keinginan kita terwujud, maka dengan mudah kita dapat bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan, dan mengatakan ”Terimakasih Tuhan, Engkau sungguh baik … Aku bersyukur kepada-Mu”. Tetapi apa yang terjadi pada saat kita sedang sakit, perekonomian terpuruk, dan sedang menghadapi berbagai hal yang tidak kita inginkan? Sanggupkah kita juga bersyukur pada saat kondisi seperti ini?

Sebelumnya marilah kita lihat dulu mengenai dua hal berikut:

Allah kita adalah Allah yang maha pengasih; Dia mengasihi seluruh umat-Nya, tanpa membeda-bedakan berdasarkan perbuatan kita, agama, suku bangsa, dan lain-lain. Dia memberikan hujan dan sinar matahari kepada semua orang. Dia pun pasti tidak pernah membuat rancangan duka cita untuk kita, tetapi Dia membuat rancangan kedamaian yang indah dan terwujud tepat pada waktunya (Yer 29:11)

Rencana manusia seringkali tidak sesuai dengan rencana Tuhan; rencana kita biasanya bersifat jangka pendek dan lebih mementingkan diri sendiri, sedangkan rencana Tuhan bersifat jangka panjang dan universal.

Berdasarkan ke dua hal tersebut, maka sudah seharusnya kita selalu bersyukur kepada Tuhan dalam segala hal; semua kesusahan atau kebahagiaan perlu kita persembahkan kepada-Nya. Misalnya saat Anda diberhentikan dari pekerjaan, maka saat itu yang ada hanyalah kekecewaaan, boro-boro dapat bersyukur. Ternyata beberapa waktu kemudian Tuhan membukakan jalan, sehingga kita dapat berwirausaha dan mengalami kesuksesan yang luar biasa. Saat itulah Anda baru mengerti mengenai rencana Tuhan dan bersyukur bahwa dulu Anda diberhentikan dari pekerjaan yang lama, karena kalau tidak Anda tidak akan menjadi pengusaha yang sukses.

Jadi marilah kita bersyukur dalam segala hal, karena rencana Tuhan pasti indah dan terjadi tepat pada waktunya, Amin.

(Agus Goenawan)

Leave a Reply

Top