Anda di sini
Beranda > Nusantara > Temu Moderatores Pastoral Mahasiswa Katolik Regio Jawa

Temu Moderatores Pastoral Mahasiswa Katolik Regio Jawa

[BANDUNG] Temu Moderatores Pastoral Mahasiswa Katolik Regio Jawa merupakan ajang untuk mengetahui kegiatan mahasiswa Katolik di keuskupan, baik yang telah dilaksanakan dengan baik ataupun kendala yang dialami.  Acara ini kembali digelar di Wisma Pratista, Cimahi, Bandung pada 6-8 Februari 2018. Peserta yang hadir 31 orang, terdiri atas 6 pastor moderator mahasiswa, 2 suster, 2 frater, 3 dosen, dan 17  mahasiswa.

Dalam kegiatan ini para mahasiswa peserta Temu Moderatores Pastoral Katolik Regio Jawa diberi kesempatan untuk menyampaikan program, permasalahan, dan prestasi yang telah di ukir di keuskupan masing-masing. 

Masing-masing KMK di perguruan tinggi memiliki ciri khas. Analisis dari studi banding antara KMK di empat perguruan menunjukkan dinamika yang berbeda, namun semuanya mendapatkan terang Roh Kudus dalam pelaksanaan kegiatan mereka. 

Para peserta temu moderatores mahasiswa regio jawa. Foto: Istimewa

Dalam pembahasan terpetik ada rangkaian kerangka dasar pastoral dengan model: necep/mencecap/see; neges/menegaskan/ judge; ngemban/melaksanakan/act.  Dari pembahasan ini perlu disimpulkan apa tindak lanjutnya.   Panitia kecil dibentuk untuk merumuskan kegiatan yang terjadi ini dan menyusun rekomendasi rencana tindak lanjutnya.  Tim kecil terdiri atas pastor RD. Paulus Piter, Sr. Jovita Triwiludjeng RSCJ, Engelbertus Kukuh Widijatmoko Malang, dan Carolina Ety Widjayanti.  Acara berikutnya dengan topik Agama Katolik ditutup dengan ibadat malam.

 

Misa syukur temu moderators pastoral mahasiswa katolik Regio Jawa dimulai pukul 6.15. RD. Antonius Didit Soeparto (KAJ) dan RP. Eustachius Eko Putranto, O. Carm (Keuskupan Malang) memimpin misa.  Usai misa peserta didokumentasi dalam foto dan video di lokasi kapel.  

Adapun rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan ini sebagai berikut.

  1. Para pastor MKRJ perlu membangun komunikasi dan konsolidasi dengan para mahasiswa dan pemangku kepentingan karya pastoral kemahasiswaan.
  2. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pastoral, para peserta pertemuan moderatores pastoral MKRJ menyadari pentingnya bentuk pastoral berbasis data. Oleh karena itu, para moderators akan melakukan pendataan jumlah mahasiswa dan dosen Katolik di masing-masing keuskupan beserta kebutuhan dan harapan para mahasiswa Katolik melalui survei.
  3. Dalam rangka menjaga semangat persaudaraan dan membangun koordinasi karya pastoral MKRJ, para peserta pertemuan moderatores sepakat untuk mengadakan pertemuan rutin satu tahun sekali.
  4. Para peserta pertemuan menyadari pentingnya pedoman pelaksanaan kegiatan pastoral MKRJ. Perumusan pedoman yang dimaksud akan dilaksanakan pada pertemuan moderatores berikutnya.

(Regina Agustin Wydia Gunawan/John)

Leave a Reply

Top