Anda di sini
Beranda > Posts tagged "Kompak"

PHDI 2018: KOMPAK Disabilitas Menyiapkan Jalan Tuhan

[KATEDRAL] Sore itu, di Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, keterbatasan tidak lagi menjadi pembatas namun pemersatu yang saling menguatkan. Itulah yang terlihat dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional (PHDI) Keuskupan Bogor, Minggu (9/12) siang. Peringatan tahun kedua yang digelar oleh Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK) Disabilitas ini dihadiri sekitar

Peringati Hari Disabilitas, ABK Unjuk Kebolehan Melukis

[BARANANGSIANG] Memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada Senin, 3 Desember, puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK) dari komunitas “Anak Mandiri” Bogor memamerkan hasil karya kerajinan tangan dan bakatnya. Salah satunya adalah menunjukan kebolehannya dalam melukis. “Tujuan kami menggelar pameran hasil karya ABK agar masyarakat menghargai keberadaan ABK, dan tidak memandang

Paroki Santo Herkulanus Membuka Diri untuk UBK

[DEPOK] Angin segar kembali berembus di Keuskupan Bogor. Paroki Santo Herkulanus Depok membuka diri bagi pelayanan untuk umat berkebutuhan khusus (UBK). Hal tersebut dinyatakan Pastor Paroki Santo Herkulanus Depok RD Tri Harjono saat berdialog dengan pengurus KOMPAK Disabilitas Keuskupan Bogor di Ruang Rapat Gereja Santo Herkulanus Depok, Sabtu (24/11) malam. “Kami

KOMPAK Berharap e-Katolik Ramah Disabilitas

[SURABAYA] Umat berkebutuhan khusus (UBK) atau penyandang disabilitas layaknya umat non-disabilitas juga memiliki kebutuhan untuk mengakses literasi  yang berkaitan dengan iman. Tak dipungkiri, kemajuan teknologi mendorong  produk digital menjadi konsumsi bagi banyak orang, termasuk UBK. Menanggapi kebutuhan akan literasi UBK, Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK) Disabilitas berharap e-Katolik

Paroki Sukabumi Akan Data UBK

KOMPAK Juga Berkunjung ke Paroki Kota Wisata [SUKABUMI] Paroki Santo Yoseph Sukabumi akan mendata jumlah umat berkebutuhan khusus (UBK) yang tersebar di paroki Sukabumi. Hal tersebut diungkapkan Pastor Paroki Santo Yoseph Sukabumi RD Dwi Karyanto saat menerima kunjungan pengurus Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK-Disabilitas), Sabtu (6/10) siang. “Saya akan

KOMPAK Berkunjung ke Istana Bogor

[KATEDRAL] Puluhan umat berkebutuhan khusus (UBK) dan pembakti yang tergabung dalam Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK) berkunjung ke Istana Bogor, Senin (10/9). UBK yang terdiri dari tunagranita, tunarungu, dan tunadaksa, beserta pembakti tersebut tampak antusias bertandang ke Istana yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda itu. Sebelum berkunjung ke Istana,

OMK Harus Ikut Perangi ‘Hoax’

[ALAM ORGANIK CIHIDEUNG] Perkembangan zaman yang ditandai dengan percepatan arus informasi melalui internet sudah tidak dapat dibendung lagi. Dampaknya pun beragam, ada yang positif dan negatif, salah satu dampak negatifnya adalah ‘hoax’. “Cyber war, hoax, merupakan pertarungan media sosial (medsos) dengan menyebarkan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya untuk kepentingan kelompok

Pasir Mukti Pun Jadi Saksi Kekompakan KOMPAK

Sang surya masih enggan beranjak dari singgasananya. Siang belum berganti sore. Udara semilir sesekali berhembus. Tiupannya menyambut puluhan umat berkebutuhan khusus (UBK) dan pembakti Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK) Jakarta dan Bogor. Hari itu, Sabtu 9 Juni 2018. Di kawasan wisata Pasir Mukti Citeureup, Bogor sekitar 90 UBK dan

Uskup Bogor Terus Dukung Kegiatan KOMPAK

[KATEDRAL] Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM akan terus mendukung kegiatan Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK) yang selama ini melayani dan mendampingi umat berkebutuhan khusus (UBK). Hal tersebut dinyatakan Uskup Paskalis saat  mengahdiri acara Ulang Tahun ke-1 KOMPAK Bogor. “Saya mengapresiasi pelayanan yang sudah dilakukan pembakti KOMPAK kepada

Dukung Pelayanan KOMPAK, Romo Rudy Minta Pembakti Militan

[KATEDRAL] Iman sejatinya diiringi dengan perbuatan. Karena tanpa perbuatan, iman menjadi sia-sia. Begitu pula dengan iman pembakti dalam pelayanan terhadap sesama. Untuk dapat melayani dengan baik, seseorang harus memiliki iman yang militan. Demikian dinyatakan Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) RD Rudy Hartono saat memberi pengajaran kepada puluhan pembakti

Top