Anda di sini
Beranda > Posts tagged "GMA"

OMK GMA Berbagi Kasih dengan Lansia

[GUNUNG GEULIS] Menyambut masa libur Lebaran, sekitar 40 orang muda Katolik (OMK) Wilayah Gabriel Malaikat Agung (GMA) bersama para orangtua mengunjungi Panti Wreda Taman Gracelil di Gn. Geulis, Sukaraja, Bogor, Kamis (14/6) pagi. Panti yang terdiri dari 20 opa oma ini dikelola oleh suster dari Kongregasi Pasionis St. Paulus dari

Mengimani Tubuh dan Darah Kristus

[CIKANYERE] Dalam rangka perayaan Tubuh dan Darah Kristus Minggu (3/6) mendatang, Komunitas Kerahiman Ilahi (KKI) bekerja sama dengan wilayah Gabriel Malaikat Agung Bogor Timur menggelar retret kerahiman ilahi sejak Jumat (1/6) siang sampai Minggu (3/6) di Lembah Karmel, Cikanyere. “Beriman itu tidak boleh dipecah-pecah, tubuh dan darah Kristus adalah satu

Kunjungan DPP Menyapa Akar Rumput

[VILLA DUTA] Sempat direncanakan di awal masa kepengurusan Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) 2016 lalu, akhirnya DPP/DKP melakukan kunjungan pertamanya ke Wilayah Gabriel Malaikat Agung (GMA), Sabtu (18/3) sore. Sekitar 30 orang hadir dalam audiensi yang bertempat di salah satu rumah umat di Perumahan Villa Duta,

GMA Raih Juara Umum

[KATEDRAL] Wilayah Gabriel Malaikat Agung (GMA) Bogor Timur 1 meraih Juara Umum dalam Porseni Paroki BMV Katedral Bogor. Hal ini diumumkan oleh panitia pada perayaan Pesta Nama Paroki, Sabtu (9/12) malam. Porseni yang digagas oleh Seksi Kepemudaan Paroki  (SKP) bekerja sama dengan seksi-seksi lainnya telah dimulai sejak Minggu (5/11) dan

Kursus Singkat Memahami Kitab Wahyu

[KATEDRAL] Kursus Kitab Suci Singkat (KKS) Kitab Wahyu: Layaklah Anak Domba Membuka 7 meterai selama 3 kali pertemuan pada tanggal 11, 18 dan 25 November baru aja digelar. Kursus tersebut diadakan di Aula Pusat Pastoral Katedral dan diselenggarakan oleh Wilayah Gabriel Malaikat Agung bersama Seksi Kitab Suci Katedral Bogor dan

Sukacita Paskah

Saat ini begitu banyak hal negatif yang mengelilingi hidup manusia. Pembunuhan bukan lagi menjadi hal yang jarang, namun dengan mudah dilakukan. Padahal 2.000 tahun yang lalu Yesus Kristus mengorbankan dirinya, wafat di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia. Dia mengajarkan cinta kasih yang mungkin untuk beberapa orang sulit dimengerti

Top