Anda di sini
Beranda > Posts tagged "Cerpen"

Sepotong Rajutan Mimpi

Manusia itu hidup dari mimpi. Melalui mimpi dia punya semangat dan harapan untuk mewujudkannya, maka teruslah bermimpi. Setidaknya itu salah satu prinsip hidup yang aku percaya hingga saat ini. Tidak terasa, 2018 sebentar lagi akan mencapai ujungnya. Satu lagi tahun hendak berlalu. Selalu, pada detik-detik akhir baru disadari betapa cepatnya

Natal, Masihkah Bermakna?

Malam terasa berbeda, tidak seperti biasanya. Malam ini dingin, rintik hujan mulai turun, suara gemericiknya menjadi warna tersendiri. Dalam keheningan tiba-tiba terdengar suara langkah kaki, sepertinya beberapa orang. Iramanya teratur, langkahnya kompak, dan terasa sakral. Memecah keheningan, terdengar sayup-sayup orang menyanyikan “Malam kudus, sunyi senyap, dunia terlelap, hanya dua berjaga

Malam Kudus, Malam yang Tulus

Hening. Suasana di ruang UGD itu mulai sepi. Tinggal aku, suamiku, dan Mak Entim yang terkulai lemas di atas ranjang. Dia belum sadar betul dari pingsannya. Sesekali dokter jaga menengok keadaannya. Aku menungguinya dengan gelisah. Apalagi anaknya yang tinggal di kota lain belum juga bisa kuhubungi. Aku mendapat nomor telepon anaknya dari

Top