Anda di sini
Beranda > Posts tagged "2018" (Page 2)

Natal, Masihkah Bermakna?

Malam terasa berbeda, tidak seperti biasanya. Malam ini dingin, rintik hujan mulai turun, suara gemericiknya menjadi warna tersendiri. Dalam keheningan tiba-tiba terdengar suara langkah kaki, sepertinya beberapa orang. Iramanya teratur, langkahnya kompak, dan terasa sakral. Memecah keheningan, terdengar sayup-sayup orang menyanyikan “Malam kudus, sunyi senyap, dunia terlelap, hanya dua berjaga

Pemuda Katolik Gelar Kongres Nasional

[NUSA TENGGARA TIMUR] Pemuda Katolik gelar Kongres Nasional XVII di Hotel Swiss Bell In Kristal Kupang NTT, Jumat (7/12) sampai Minggu (9/12). Kegiatan ini mengangkat tema “Mewujudkan Peran dan Kepemimpinan Pemuda dalam Memajukan Kesejahteraan Umum”. Komda Kupang mendapat kehormatan sebagai Tuan Rumah pelaksanaan Kongres ini. Kegiatan kongres diikuti oleh 32 unsur

Perjuangan Media Alternatif Masih Panjang

Saat ini, berita bohong atau yang kerap dikenal dengan sebutan ‘hoax’ sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat dunia. Media mainstream atau media arus perdana yang menjadi salah satu sumber fakta terpercaya sering kali berisi kepentingan politik dan ekonomi. Lalu apa yang harus dilakukan? Kira-kira pertanyaan itulah yang terlintas dalam pikiran anggota

Sinode II Keuskupan Bogor, Menyamakan Gerak dan Langkah Bersama

Gerak dan langkah Keuskupan Bogor selalu diperbarui setiap masanya. Mulai dari Sinode  perdana yang digelar 2002 silam, Temu Pastoral 2007, dan penerbitan road map prioritas pastoral pada 2014. Berbagai hal tersebut adalah usaha untuk terus menyamakan gerak dan langkah seluruh umat di Keuskupan Bogor. 2019 mendatang, Keuskupan Bogor akan kembali

Selamat Ulang Tahun ke-70 Keuskupan Bogor

Akhir 2018 ini merupakan saat yang istimewa bagi Keuskupan Bogor. Pasalnya pada 9 Desember yang lalu, Keuskupan Bogor genap berusia 70 tahun. Usia tersebut dihitung mulai sejak resmi didirikannya Prefektur Apostolik Sukabumi. Beberapa tahun kemudian, pusat Prefektur Apostolik Sukabumi dipindahkan ke Bogor, setelah wilayah Kabupaten Bogor dilepaskan dari wilayah Vikariat

Sukacita Natal di Santa Claus Day

[REGINA PACIS] Sebagai momen yang dinanti  pada penghujung tahun, Natal punya ceritanya sendiri. Natal sangat berkesan bagi umat Nasrani karena Sang Juru Selamat lahir membawa sukacita, damai, dan penebusan dosa. Kesan inilah yang ingin disampaikan oleh mahasiswa Katolik sarjana dan vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam gelaran santa claus day

PHDI 2018: KOMPAK Disabilitas Menyiapkan Jalan Tuhan

[KATEDRAL] Sore itu, di Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, keterbatasan tidak lagi menjadi pembatas namun pemersatu yang saling menguatkan. Itulah yang terlihat dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional (PHDI) Keuskupan Bogor, Minggu (9/12) siang. Peringatan tahun kedua yang digelar oleh Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus (KOMPAK) Disabilitas ini dihadiri sekitar

Pesta Nama BMV Katedral, Belajar Merawat Panggilan

[KATEDRAL] “Hari ini kita diteguhkan kembali untuk belajar seperti teladan Bunda Maria. Maria sebagai orang yang tulus dan rendah hati terus berusaha untuk merawat panggilan yang dipercayakan Allah,” ungkap Uskup Bogor Monsinyur Paskalis Bruno Syukur saat perayaan Pesta Nama Paroki BMV Katedral Bogor, Sabtu (8/12) sore. Ratusan umat, hadir memadati Gereja

Armada Baru Komsos Katedral

“Saat ini redaksi digital yang mengelola situs bmvkatedralbogor.org, audio visual, dan media sosial telah menyelesaikan proses rekrutmennya. Saya yakin dengan armada baru ini, Komsos BMV Katedral khususnya dalam pengembangan dan pengelolaan produk digital dapat lebih baik lagi,” ujar Ketua Sie. Komsos Paroki BMV Katedral Bogor Bernadus Wijayaka dalam rapat perdana

Peringati Hari Disabilitas, ABK Unjuk Kebolehan Melukis

[BARANANGSIANG] Memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada Senin, 3 Desember, puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK) dari komunitas “Anak Mandiri” Bogor memamerkan hasil karya kerajinan tangan dan bakatnya. Salah satunya adalah menunjukan kebolehannya dalam melukis. “Tujuan kami menggelar pameran hasil karya ABK agar masyarakat menghargai keberadaan ABK, dan tidak memandang

Top