Anda di sini
Beranda > Kategorial > Paroki Santo Herkulanus Membuka Diri untuk UBK

Paroki Santo Herkulanus Membuka Diri untuk UBK

[DEPOK] Angin segar kembali berembus di Keuskupan Bogor. Paroki Santo Herkulanus Depok membuka diri bagi pelayanan untuk umat berkebutuhan khusus (UBK). Hal tersebut dinyatakan Pastor Paroki Santo Herkulanus Depok RD Tri Harjono saat berdialog dengan pengurus KOMPAK Disabilitas Keuskupan Bogor di Ruang Rapat Gereja Santo Herkulanus Depok, Sabtu (24/11) malam.

“Kami membuka diri bagi pelayanan untuk UBK. Karenanya, kami minta bantuan KOMPAK Disabilitas Keuskupan Bogor untuk memberi informasi, inspirasi, formasi, dan hal-hal yang berkaitan dengan UBK di Paroki Santo Herkulanus,” ujar RD Tri Harjono didampingi pengurus Dewan Paroki Santo Herkulanus.

Dalam kesempatan itu Ketua KOMPAK Disabilitas Shenny Chaniaraga menyambut baik tawaran RD Tri Harjono, sembari menjelaskan visi, misi, program dan kegiatan KOMPAK selama ini. “Kami berharap para UBK juga mendapatkan hak yang sama dengan umat non-disabilitas lainnya dalam hal pembinaan dan pertumbuhan iman seperti penerimaan sakramen baptis, komuni, hingga pernikahan,” katanya.

Romo Tri Harjono (ketiga dari kanan) tengah memperagakan bahasan isyarat. Foto: Putri Asri (KOMPAK).

Shenny juga berharap paroki-paroki lain di Keuskupan Bogor bersikap terbuka dan mau menerima kehadiran UBK. “Jumlah UBK kian hari kian bertambah, itu adalah realitas. Gereja diharap mau melayani dan menerima mereka karena UBK juga bagian dari warga Gereja,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu Shenny didampingi pengurus KOMPAK lainnya diantaranya Elisabeth (Ibeth), Theresia Sirait, MC Putri Asri, dan Artha Dwijayanti (Tata). Romo Tri Harjono dan pengurus dewan paroki sempat memperagakan bahasa isyarat yang diajarkan oleh pengurus KOMPAK.

Pertemuan dengan Paroki Santo Herkulanus Depok merupakan pertemuan  KOMPAK yang kedua kali dengan paroki di Keuskupan Bogor dalam rangka menyosialisasikan dan mengkampanyekan hak-hak UBK. Sebelumnya KOMPAK juga telah berdialog dengan Pastor Paroki Santo Yosef Sukabumi RD Dwi Karyanto untuk membahas hal yang sama.

(Jam)

Leave a Reply

Top