Anda di sini
Beranda > Pastoral > Mgr. Tri Harsono: Para Imam Baru, Salib adalah Harga Mati

Mgr. Tri Harsono: Para Imam Baru, Salib adalah Harga Mati

Untuk menjadi pengikut Kristus, salib dan penderitaan adalah harga mati, begitu juga dengan para imam dan calon imam, harus siap dengan itu. Demikian dikatakan Uskup Purwokerto Mgr. Christophorus Tri Harsono dalam tahbisan presbyterat Keuskupan Bogor di Gereja BMV Katedral Bogor, Kamis (1/11) sore.

Bertepatan dengan hari raya semua orang kudus, Keuskupan Bogor menggelar tahbisan presbyterat untuk Fr. Diakon Epiphanius Maria CSE, Fr. Diakon Paulus Pera, Fr. Diakon Dionnysius Manopo, Fr. Diakon Agustinus Wimbodo, Fr. Diakon Andreas Arie, dan Fr. Diakon Hubertus Maria CSE.

Perayaan yang dihadiri ribuan umat se-Keuskupan Bogor ini dipimpin oleh Uskup Purwokerto Mgr. Tri Harsono, dengan konselebran Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Rektor Seminari Tinggi St. Petrus dan Paulus Bandung RD. Nikasius Jatmiko, dan RP. Sergius CSE mewakili RP. Yohanes Indrakusuma sebagai pimpinan tarekat CSE.

Orang suci, sambung Mgr. Tri Harsono, selalu merasa berdosa dan bersalah sehingga ia mau terus untuk bertobat dan memohon pengampunan. “Sikap itulah yang harus kita jalani. Mungkin dalam perjalanan nanti akan ada berbagai tantangan, kita harus tetap menjalaninya dengan baik, karena itulah pengikut Kristus yang sejati,” tuturnya.

8 Sabda Bahagia

Mgr. Christophorus Tri Harsono memberikan penumpangan tangan kepada RD Arie. Foto: Luki Karim

Adapun Bapa Uskup Tri Harsono mengungkapkan bahwa kunci hidup seorang imam adalah 8 sabda bahagia. “Para calon pastor, 8 sabda bahagia adalah kunci hidup kita yang harus betul-betul kita wartakan, hidupi, dan budayakan,” katanya.

Adapun 8 sabda bahagia tersebut yakni:

  1. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.
  2. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
  3. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
  4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
  5. Berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan.
  6. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
  7. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
  8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya, dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga.

Kehangatan Para Imam

Para imam memberikan selamat kepada imam baru dengan pelukan hangat. Foto: Luki Karim

Kehangatan para imam nampak saat usai upacara tahbisan. Mereka memberikan selamat kepada para pastor baru dengan penuh sukacita. Tidak hanya bersalaman, namun pelukan erat tidak segan-segan diberikan oleh para imam kepada imam baru yang telah masuk ke dalam persaudaraan imam Keuskupan Bogor.

Keakraban para imam yang diperlihatkan hari itu, benar-benar membuat umat yang hadir kagum. Mereka tersenyum dan bangga akan persaudaraan yang diperlihatkan. “Jarang saya melihat momen tadi, sungguh bahagia rasanya melihat para imam begitu hangat satu dengan yang lain,” ungkap salah satu umat yang hadir.

Tugas Baru

Mengakhiri perayaan ekaristi, mewakili pimpinan CSE, RP. Sergius, dan sebagai pimpinan Keuskupan Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur mengumumkan tugas baru para imam tertahbis.

Adapun pengutusan yang diberikan adalah Fr. Diakon Epiphanius Maria CSE menjadi formator di Seminari Menengah Stella Maris, Fr. Diakon Paulus Pera menjadi Pastor Vikaris di Paroki St. Andreas Sukaraja, Fr. Diakon Dionnysius Manopo menjadi formator di Seminari Menengah Stella Maris, Fr. Diakon Agustinus Wimbodo melanjutkan studi militer di Angkatan Darat, Fr. Diakon Andreas Arie menjadi Pastor Vikaris di Paroki St. Maria Tak Bernoda Rangkasbitung, dan Fr. Diakon Hubertus Maria CSE berkarya di CSE Keuskupan Agung Medan.

Proficiat para imam baru!

(John)

Leave a Reply

Top