Anda di sini
Beranda > Nusantara > Merajut Tenun Toleransi

Merajut Tenun Toleransi

Pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB para tokoh agama lintas iman di Kota Bogor berkumpul di Pastoran Gereja BMV Katedral Bogor, Minggu (25/6). Dengan busana khas lebaran lengkap dengan peci mereka berkeliling untuk bersilahturahmi. Balai kota dan pesantren-pesantren menjadi agenda utama saat Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk usaha para pemuka agama untuk merajut tenun toleransi di Kota Bogor.

Rombongan Bapa Uskup Mgr. Paskalis Bruno Syukur didampingi Vikaris Jendral (Vikjen) Keuskupan Bogor RD. Christoforus Tri Hsrsono, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Keuskupan Bogor RD. Mikael Endro Susanto, Pastor Paroki BMV Katedral Bogor RD. Dominikus Savio Tukiyo, beserta sejumlah tokoh lintas iman dari Kirsten, Budha, dan Konghucu pertama mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota di Jl. Raya Pajajaran No. 42, Babakan, Bogor Tengah. Disambut musik khas lebaran rombongan masuk bertemu dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto beserta keluarga. Perbincangan seputar kerukunan umat beragama di Kota Bogor.

“Sebenarnya kerukunan umat beragama di Kota Bogor sudah baik. Predikat kota Intoleran hanyalah karena kasus semata,” ungkap Sekretaris Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) Arifin Himawan.

Selanjutnya rombongan bapa uskup mengunjungi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor yang baru periode 2017-2022 KH. Mustofa Abdullah Bin Nuh atau kerap dikenal dengan panggilan Kyai Toto di Pesantren Al-Ghazaly Kebon Kelapa, Bogor Tengah.

Dalam perbincangan di Pondok Pesantren Al-Falak Jl. Pagentongan, Bogor Barat Ahamad Ubaidillah salah satu pimpinan menyatakan akan memerangi ormas radikal dan kelompok sumbu pendek. “Indonesia adalah negara yang beragam dan itu adalah anugrah Tuhan. Nadlatul Ulama berkomitmen untuk mrnjaga itu,” ungkapnya.

Kemudian sambutan hangat datang dari Habib Novel Kamal Alaydrus Pemimpin Pesantren Raudhotun Nur, Jl. Cijahe, Semplak, Bogor Barat. Masakan ala lebaran siap disantap saat makan siang. Sambil ngobrol santai rombongan santap siang bersama.

Silahturahmi hari ini ditutup dengan menyambangi rumah Ketua Basolia Kota Bogor KH. Zaenal Abidin.

(John)

Leave a Reply

Top