Anda di sini
Beranda > Seputar Paroki > Kor Aerternum Berwisata 3 in 1 Mengunjungi Gereja Tertua di Cirebon

Kor Aerternum Berwisata 3 in 1 Mengunjungi Gereja Tertua di Cirebon

Di penghujung Agustus, Aeternum, kor Wilayah Jalan Baru beramai-ramai pergi ke Cirebon, Jawa Barat untuk tiga tujuan wisata utama, yakni religi, belanja dan kuliner. Terik matahari yang menyengat kulit tak melunturkan semangat mereka untuk menjelajahi kota itu.

Cirebon merupakan rumah dari Gereja Katolik pertama dan tertua di Jawa Barat, yaitu Gereja Santo Yusuf Cirebon Gereja ini menjadi salah satu gereja yang dikunjungi karena nilai historisnya. Diresmikan pada 1880, gereja berusia lebih dari seratus tahun ini tetap mempertahankan bangungan lamanya yang memang tampak kuno, namun terawat dengan sangat baik. Lampu-lampu gantung di langit-langit gereja menyerupai lilin-lilin yang dipasang terbalik, membuat gereja ini semakin unik.

Gereja lain yang disambangi adalah Gereja Bunda Maria Cirebon. Gereja ini dihiasi kaca-kaca patri yang cantik di seluruh dindingnya, dan di beberapa sisi dinding terdapat kisi-kisi kayu yang tak biasa. Selain berdoa dan mengagumi kecantikan gereja, peserta juga menyempatkan diri berlatih kor, karena keesokan hari Aeternum akan mengisi kor pada misa pagi.

Usai berlatih, peserta berjalan menuju Taman Doa Regina Rosari di bagian belakang gereja. Patung Bunda Maria besar tampak berdiri anggun di tengah taman yang membentuk setengah lingkaran itu. Malam itu purnama nyaris sempurna, menciptakan suasana yang magis. Sambil menikmati malam yang syahdu, ditemani bunyi-bunyian serangga malam dan gemerisik daun tertiup angin, tanpa dikomando peserta berdoa dengan khusyuk.

Keesokan hari, pukul 07.30 WIB peserta sudah siap bertugas mengisi koor untuk misa pukul 08.00 WIB.  Berbeda sekali dari Katedral Bogor, 30 menit sebelum misa dimulai suasananya masih begitu sepi. Hanya beberapa umat yang terlihat duduk tenang. Satu demi satu umat pun berdatangan, mengisi baris-baris bangku kayu, membeludak.

Menutup misa pagi itu, RD Yohanes a Cruce Kristiono Hartanto, yang memimpin misa menyambut hangat kedatangan peserta di Cirebon. Dan dia berharap dapat mengunjungi Bogor suatu hari nanti, dan mengisi kor di Gereja Katedral Bogor.

(Yun/Jam)

Leave a Reply

Top