Anda di sini
Beranda > Nusantara > Keuskupan Bogor Membangun

Keuskupan Bogor Membangun

[KAHURIPAN] Aggiornamento salah satu istilah khas Konsili Vatikan II yang berarti Gereja senantiasa memperbarui diri sesuai dengan perkembangan zaman. Keuskupan Bogor pun saat ini tengah memperbarui diri dengan membangun Asrama Seminari Menengah Stella Maris, Rumah Unio, dan rumah retret untuk umat di Telaga kahuripan, Parung, Kabupaten Bogor. Ground Breaking atau penancapan tiang pancang secara simbolis telah dilakukan oleh Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Rabu (5/4) pagi.

Ground breaking sekaligus pemberkatan lahan seluas 15.000 meter persegi ini dihadiri oleh para Pastor Keuskupan Bogor, lembaga hidup bakti, donatur, dan umat.

Menurut Mgr. Paskalis pembangunan ini sejalan dengan semangat Konsili Vatikan II di mana gereja terus-menerus memperbarui diri sehingga tetap relevan dan aktual. “Pembangunan tidak hanya terletak pada fisik saja. Pembangunan yang akan kita mulai hari ini adalah proses formatio untuk semua. Asrama Seminari Menengah Stella Maris adalah formatio untuk para calon imam. Rumah retret tentunya akan menjadi tempat formatio untuk umat khususnya di Keuskupan Bogor. Terakhir, Rumah Unio menjadi tempat formatio para imam senior, on going formation,” papar Bapa Uskup.

Formatio dalam Gereja Katolik adalah proses pengembangan diri khususnya dalam sisi rohani untuk menumbuhkan iman yang kuat dan militan.

Ketua Panitia Pembangunan RD Ridwan Amo juga menjelaskan proses pembangunan proyek senilai 70 Miliar ini. Proses penancapan tiang pancang untuk fondasi akan berlangsung sampai dengan 2 bulan, diperkirakan selesai sebelum lebaran. Kemudian pembangunan akan dilanjutkan setelah lebaran atau pada Juli 2017.  “Jika tidak ada halangan pembangunan akan memakan waktu 18 bulan. Semoga November 2018 umat Keuskupan Bogor dapat menikmati gedung yang baru,” pungkasnya.

(John)

Leave a Reply

Top