Anda di sini
Beranda > Seputar Paroki > Karena Keunikannya, Perempuan Diharap Menjadi Teladan

Karena Keunikannya, Perempuan Diharap Menjadi Teladan

[KATEDRAL]  Wanita Bijak Katolik (WBK) menggelar rekoleksi yang dihadiri oleh puluhan perempuan Katolik di Paroki Katedral Bogor, Rabu (26/8) – Sabtu (29/8).

Bapa Uskup, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM menyambut baik adanya komunitas iman yang lahir melalui Wanita Bijak Katolik ini, karena semata-mata berdasarkan percaya kepada Allah dan menerima tawaran pendalaman hidup. Kehadiran WBK di Katedral diharapkan dapat membantu para klerus, kaum religius dan juga awam bersama-sama untuk mengembangkan kerajaan Allah dalam bimbingan Yesus.

Mgr Paskalis memberikan kebebasan kepada umat untuk mendirikan kelompok-kelompok selama selaras dengan bimbingan Tuhan, bertumpu pada firman Tuhan dan memiliki semangan untuk mengikuti Yesus.  Bekal yang telah diberikan oleh Uskup Bogor di hari itu, sebagai awal dari pembinaan selama 3 hari.

Di hari pertama pembinaan, Anna Ho menyampaikan visi dan misi dari komunitas ini. Melalui keunikannya, wanita berfungsi dan menjadi teladan, merupakan visi dari Wanita Bijak.  Sedangkan misinya adalah membina wanita dari berbagai kelompok usia untuk menjadi teladan bagi wanita lain.  WB sendiri berarti wanita yang dapat menerapkan secara praktis firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam muatan pembinaan hari pertama tersebut, diangkat pula mengenai peran seorang istri yang baik bagi suaminya dan peran ibu dalam mendidik anak-anaknya.  Wanita diharapkan dapat membangun keberhargaan diri yang benar, yaitu melihat diri sendiri sebagai wanita yang utuh dan sehakekat dengan pria, meski peran dan fungsi berbeda.

Niniek Darmayanti selaku PIC Regional atau tingkat Indonesia Wanita Bijak Katolik mengatakan, jika pembinaan selama 3 hari bertujuan untuk sama-sama belajar mengenai segala hal yang berkaitan dengan wanita menurut firman Tuhan. Kendati komunitas WB ini bermula dari kelompok wanita berlatar agama berbeda-beda, namun sekarang telah lahir Wanita Bijak Katolik.

Sekar Sari yang berasal dari umat Paroki Katedral menjadi ketua WB di tingkat Bogor, setelah puluhan tahun dia berjuang menembus Gereja Katolik yang ada di Keuskupan Bogor.  Bersama timnya, Sekar Sari menjemput bola dari pribadi hingga mensosialisasikan WB ini di organisasi wanita di Katedral dan sekitarnya.  Wanita dengan segala dapat menjadi kekuatan keluarga dan gereja jika memiliki keberhargaan yang benar, dapat mengelola emosi dengan baik dan memperbaiki diri akibat dosa dengan cara melaksanakan firman Tuhan.

(YC)

Leave a Reply

Top