Anda di sini
Beranda > Sajian Utama > Gereja Gagap Teknologi?

Gereja Gagap Teknologi?

[PUSPAS] Komisi Kateketik (Komkat) bekerja sama dengan Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Bogor menggelar workshop pembuatan film pendek bertajuk “Berkatakese dengan Gadget” di Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, Minggu (15/5). Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur mengungkapkan harapannya agar Gereja juga dapat mengikuti perkembangan zaman khususnya dalam penggunaan teknologi sebagai sarana penyebaran informasi saat ini. “Jangan hanya kaum muda saja yang melek teknologi, Gereja juga tidak boleh gaptek (gagap teknologi). Gereja harus dapat memanfaatkan teknologi dengan positif sebagai sarana pewartaan,” pinta Bapa Uskup.

Acara yang dihadiri sekitar 40 orang ini diikuti oleh perwakilan dari Seksi Kateketik dan Seksi Komsos paroki-paroki se-Keuskupan Bogor. Reno Permana seorang jurnalis MetroTV (2002-2015) menjadi narasumber tunggal dalam acara ini. Reno sudah menggeluti dunia jurnalistik sejak tahun 1999 dan sekarang ia mendirikan Yayasan Expose Indonesia, sebuah yayasan konsultan pertelevisian yang membantu daerah-daerah untuk membuat TV lokal.

Workshop kali ini berfokus pada teknik-teknik dasar pembuatan film pendek. Mulai dari perencanaan produksi sampai dengan praktik langsung dilapangan. Reno juga mencontohkan bagaiamana membuat film pendek hanya dengan menggunakan smartphone. “Yang penting dalam pembuatan sebuah karya audio visual adalah esensi yang ingin disampaikan bukan sensasinya. Saat ini banyak media hanya sekadar menampilkan film yang komersil saja tanpa memikirkan nilai informasi dan edukasi di dalamnya,” ungkap Reno Permana.

Di akhir workshop ini RD Yustinus Joned selaku Ketua Komisi Komsos mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan di workshop pembuatan film dokumenter dan ia berharap agar paroki mengirimkan peserta yang sama. “Bulan September mendatang kami akan mengadakan lomba pembuatan film pendek sebagai sarana berkatekese. Oleh karena itu workshop ini akan dibuat sesi kedua. Semoga peserta tetap sama agar proses yang sudah berlangsung hari ini tidak sia-sia dan dapat dilanjutkan,” tukasnya.

(John)

Leave a Reply

Top