Anda di sini
Beranda > Mancanegara

Paus Fransiskus: Keluarga Tempat Pengampunan

Tidak ada keluarga yang sempurna. Kita tidak punya orang tua yang sempurna. Kita tidak menikah dengan orang yang sempurna atau punya anak yang sempurna. Kita saling mengeluh tentang satu dan lainnya. Kita saling membuat kecewa. Pengampunan itu sangat penting bagi kesehatan emosi, ketahanan jiwa, dan spritualitas kita. Tanpa pengampunan keluarga akan

Paus Tegaskan Pendidik dan Umat Dorong Pemurnian Gereja

Paus Fransiskus mendorong umat Kristen, terutama mereka yang berprofesi di bidang pendidikan mau bekerja sama dengan komunitas masyarakat untuk mengembangkan budaya kasih dan perlindungan, terutama bagi anak-anak. Bapa Suci menegaskan pentingnya untuk mengembangkan ruang di mana kekerasan dan pembohongan tidak lagi membudaya, di mana pertanyaan kritis tidak ditutup-tutupi dengan dusta. “Kekerasan

Paus Kecam Legalisasi Aborsi

“Saya telah mendengar trend, atau kini telah menjadi kebiasaan untuk melihat kondisi janin di bulan-bulan pertama kehamilan, apakah janin tersebut sehat atau memiliki kelainan. (Bila memiliki kelainan), pilihan pertamanya adalah membuatnya pergi,” ungkap Paus Fransiskus dengan nada prihatin di hadapan khalayak yang menghadiri peringatan 25 tahun berdirinya Forum Asosiasi Keluarga

Paus Fransiskus Doakan Korban Tragedi Ledakan Bom di Surabaya

[VATIKAN] Pemimpin Gereja Katolik Roma sedunia Paus Fransiskus menyampaikan duka atas tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/5). Menjelang doa Regina Caeli atau Ratu Surga di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus Fransiskus mendoakan para korban dan orang-orang yang mereka cintai di hadapan ribuan umat yang berkumpul. "Kepada masyarakat Indonesia

Paus: Para Pemimpin Harus Kendalikan Ego

Mendorong kepedulian terhadap nasib para pengungsi serta korban kekerasan bersenjata nampaknya tetap menjadi keprihatinan Paus Fransiskus. Dalam pesan paskahnya, yang diungkapkan di hadapan seribuan umat yang memadati lapangan Basilika Santo Petrus Vatikan, sekali lagi Paus berharap agar kekerasan maupun ketegangan bersenjata yang terjadi di sejumlah negara dunia mulai dari Timur

Hidup, Pertunjukan Luar Biasa

Khotbah Spiritual Paus Fransiskus Ini adalah Paus dengan spiritualitas terbesar sejak Rasul Petrus. Berikut ini adalah khotbah Paus Fransiskus dalam misa yang digelar baru-baru ini: Anda dapat memiliki kekurangan, menjadi cemas, dan pernah marah, tetapi jangan lupa bahwa hidup anda adalah ‘perusahaan’ terbesar di dunia. Hanya anda yang dapat menghentikannya dari kebangkrutan.

Paus: Hati-Hati dengan Nabi Palsu

Pesan Pra-Paskah Paus Fransiskus Paus Fransiskus meminta umat Katolik agar selama Masa Prapaskah untuk berhati-hati terhadap “penjinak ular”, “tukang obat,” “penipu” yang menawarkan “solusi mudah dan cepat untuk mengatasi penderitaan”. Pesan Prapaskah tersebut dirilis di Vatikan pada Selasa (6/2). Meskipun demikian, pesan ini bertanggal 1 November 2017 atau Hari Raya Semua Orang

Jurnalisme Bukan Pekerjaan, Melainkan Sebuah Misi

Aksi Paus Melawan Hoax Menyambut Hari Komunikasi Gereja Katolik Dunia, 13 Mei mendatang. Paus Fransiskus mengeluarkan sebuah dokumen berjudul "The Truth Will Set You Free -Fake News and Journalism for Peace". Dalam dokumen tersebut, pemimpin umat Katolik sedunia itu menganalogikan keberadaan kabar palsu (fake news) atau lebih dikenal dengan istilah hoax, bagaikan

Awali Tahun Baru, Paus Soroti Nasib Pengungsi dan Anak-Anak Korban Konflik

Bertepatan dengan hari Perdamaian Dunia, 1 Januari lalu, di hadapan 40 ribuan umat yang hadir lapangan Basilika Santo Petrus, Paus meminta umat dan para pemimpin dunia untuk memperhatikan nasib para pengungsi dari negara-negara yang tengah dilanda pertikaian. “Setiap orang, institusi sipil, pendidikan, kesejahteraan, maupun komunitas gerejawi hendaknya berkomitmen untuk memastikan

Misa Bukan Pertunjukan

Tak dinyana, Paus Fransiskus pun merasa terganggu saat ribuan telepon genggam bermunculan di udara saat ia tengah memimpin misa baik di lapangan maupun basilika. Dikatakannya, hal itu membuatnya amat terluka, apalagi  bila ulah tersebut dilakukan pula oleh sejumlah uskup maupun imam. “Saya amat kecewa, saat melihat banyak telepon genggam bermunculan di

Top