Anda di sini
Beranda > Nusantara > Cap Go Meh, Sarana Pemersatu Bangsa

Cap Go Meh, Sarana Pemersatu Bangsa

[BOGOR] Bogor Street Festival atau Cap Go Meh (CGM) akan kembali digelar, Jumat (2/3) sore mendatang. Kegiatan tahunan ini akan menghadirkan keragaman seni dan budaya di Indonesia khususnya Kota Bogor. “CGM saat ini bukan hanya sekadar festival tapi juga ajang pemersatu lintas suku, budaya, agama, dan golongan. Pemkot sangat mendukung kegiatan ini,” tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Syarif Hidayat yang hadir mewakili PLT PJS Wali Kota Bogor dalam Press Conference Bogor Street Festival, Rabu (28/2) siang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengatakan Cap Go Meh kali ini akan dimeriahkan oleh tamu dari berbagai daerah. “Banyak tamu dari luar daerah diantaranya Bali, Kalimantan Barat, Purwakarta, NTB. Mereka semua akan datang ke Kota Bogor untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh ini,” katanya.

Ia melanjutkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui berbagai dinas mencoba bersinergi untuk berkontribusi dalam Bogor Street Festival tahun ini. “Kami melalui Disparbud mencoba menghadirkann berbagai sanggar baik dalam Kota Bogor maupun diluar kota. Dinas Perhubungan juga mengalihkan lalu lintas demi kelancaran CGM. Pasukan dari Dinas Kebersihan juga siap untuk membersihkan area kegiatan baik saat berlangsung maupun setelah acara. Kami juga berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan karena ini tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

(kiri-kanan) Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Syarif Hidayat, Ketua Panitia CGM 2018 Arifin Himawan, dan Kadis Disparbud Kota Bogor Shahlan Rasyidi. Foto: Aloisius Johnsis

Sekda juga mengakui, pemasukan terbesar dari pendapatan asli daerah (PAD) berasal dari sektor pariwisata. “Kita telah mendeklarasikan diri menjadi kota pariwisata. Sekitar 28% PAD kita berasal dari pariwisata maka Pemkot Bogor selalu mendorong pariwisata agar terus maju, salah satunya adalah Bogor Street Festival ini,” jelasnya.

Ketua Panitia Arifin Himawan berharap agar persatuan dan kesatuan di Kota Bogor dapat terus terbangun. “CGM menyatukan berbagai komunitas baik di Kota Bogor maupun luar Kota Bogor. Semoga persatuan yang dibina dan dipupuk dapat terus kita jaga agar Indonesia dapat menjadi tempat yang nyaman untuk siapapun,” pungkasnya.

Sehubungan dengan pengalihan arus Arifin mengatakan akan dilakukan seperlunya. “Semoga tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas, namun jika dibutuhkan akan dilakukan contra flow dari Tugu Kujang, hanya jika diperlukan,” tukasnya,

Beberapa tamu negara yang direncanakan akan hadir adalah Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan para duta besar dari Jepang, Malaysia, Palestina, dan masih banyak lagi, “Tahun ini Kepolisian, bekerja sama dengan TNI dan aparat keamanan lainnya menyiapkan sekitar 1.000 personil, demi kelancaran CGM,” tutupnya.

(John)

Leave a Reply

Top