Anda di sini
Beranda > Mancanegara > Bertemu Paus Fransiskus, Menteri Susi Harapkan Dukungan Vatikan

Bertemu Paus Fransiskus, Menteri Susi Harapkan Dukungan Vatikan

[ROMA] Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Roma, Rabu (12/12) waktu setempat. Pertemuan ini atas undangan tahta suci Vatikan setelah Paus Fransiskus memberi pesan di acara Bali Ocean Conference, akhir Oktober 2018 lalu.

Paus Fransiskus menyadari adanya kejahatan kemanusiaan yang terjadi di praktik illegal fishing. Perbudakan dan perdagangan manusia adalah praktik nyata yang terjadi di industri perikanan tangkap ilegal. Menteri Susi yang menjadi bagian dari tokoh-tokoh dari berbagai negara yang ditemui Paus Fransiskus menyatakan sangat berterima kasih atas seruan Paus tentang pentingnya menjaga menjaga laut  sebagai bagian dari menghormati kemanusiaan.

Susi berharap seruan Paus ini menjadi perhatian para pemimpin dunia untuk menghilangkan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di laut. “Saya sangat berharap dukungan Vatikan terus-menerus untuk membebaskan laut dari segala bentuk praktik kejahatan.  Laut sering menjadi tempat di mana  kejahatan kemanusiaan berlangsung terus-menerus dan sering terjadi pembiaran bersamaan dengan praktek illegal fishing,” kata Susi.

Sebelumnya Tahta Suci sudah mengeluarkan ensiklik Paus Fransiskus berjudul Laudato Si: On Care for Our Common Home (Terpujilah Tuhan: Memelihara Bumi sebagai Rumah Kita Bersama) 2015 lalu , sebuah pemikiran tentang ekologi yang dipikirkan secara serius oleh Paus Fransiskus. Pesan itu menyuarakan argumentasi teologinya tentang pentingnya mengatasi perubahan iklim dan lingkungan hidup.

Paus mengingatkan bahwa banyak kerusakan alam akibat prilaku buruk manusia pada lingkungan. Setiap tindakan manusia pada lingkungan haruslah memperhatikan hak-hak kaum miskin dan kurang mampu. Ensiklik tersebut merupakan kritik ekonomi dan panggilan untuk menjaga lingkungan.

(Rosianna Silalahi)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul yang sama.

Leave a Reply

Top