Anda di sini
Beranda > Kategorial > Arogansi Rohani Hambat Pertumbuhan Iman

Arogansi Rohani Hambat Pertumbuhan Iman

[REGINA PACIS] Persekutuan Doa Pembaruan Karismatik Katolik (PDPKK) Santa Perawan Maria Paroki BMV Katedral Bogor menggelar Misa Syukur untuk merayakan ulang tahunnya yang ke- 27, Jumat (19/8). Dalam ekaristi yang dihadiri sekitar 60 orang ini dipimpin oleh Vikaris Jendral Keuskupan Bogor, RD Christophorus Tri Harsono. “Pertumbuhan iman seseorang tidak hanya diukur melalui kuantitas dia berdoa, melayani, dan pergi ke gereja. Namun lebih dalam lagi dilihat dari kualitas hubungan dia dengan Allah dan sesamanya. Biasanya orang yang hanya mementingkan kuantitas akan merasa paling suci, arogansi rohani tersebut akan menghambat pertumbuhan imannya,” ungkap Romo Tri dalam khotbahnya.

Ia menambahkan, berdoa bukanlah untuk menambah pahala, tapi untuk menjaga relasi manusia dengan Allah. “Kita tidak dapat terus-menerus mengandalkan hal-hal duniawi saja. Kecantikan, kekayaan, bahkan kepintaran sungguhkah benar-benar berguna? Semakin bertambah usia, semakin sedikit yang bisa kita banggakan. Melalui kegiatan rohani bersekutu seperti ini, saya berharap anggota PD dapat saling menguatkan,” tukasnya.

Dharmawan selaku Koordinator PD Santa Perawan Maria berharap agar para anggota dapat benar-benar menghidupi 3 keutamaan dasar PDPKK Santa Perawan Maria, yakni ekaristi, hidup doa, dan pelayanan. “Saya berharap melalui 3 pola dasar tersebut para anggota dapat semakin dekat dengan Allah melalui teladan Santa Perawan Maria,” harapnya untuk PDPKK Santa Perawan Maria yang berdiri pada 15 Agustus 1989 ini.

(John)

Leave a Reply

Top